Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Tekno

TrendAI dan NVIDIA Perkuat Keamanan Agen AI untuk Pasar Enterprise

×

TrendAI dan NVIDIA Perkuat Keamanan Agen AI untuk Pasar Enterprise

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, JAKARTA — TrendAI™ memperluas perlindungan keamanan agen kecerdasan buatan (AI) melalui integrasi threat intelligence dan sistem keamanan berbasis hardware bersama NVIDIA. Kolaborasi ini ditujukan untuk membantu perusahaan mempercepat implementasi agen AI otonom dari tahap uji coba ke lingkungan produksi dengan pengawasan keamanan yang lebih menyeluruh.

Dalam pengumuman pada 20 Oktober 2026, TrendAI™, unit bisnis Trend Micro Incorporated, menyatakan dukungannya terhadap NVIDIA Agent Safety Platform, infrastruktur terintegrasi yang dikembangkan NVIDIA untuk menjalankan agen AI otonom secara aman dalam skala perusahaan.

Melalui TrendAI Vision One™, perusahaan memperluas perlindungan di berbagai lapisan infrastruktur AI, mulai dari model, perangkat lunak orkestrasi agen (harness), aplikasi, penyimpanan data, hingga jaringan. Sistem ini menggabungkan kemampuan deteksi berbasis telemetri hardware NVIDIA BlueField Data Processing Unit (DPU) dan NVIDIA DOCA dengan intelijen ancaman dari Zero Day Initiative™.

Kolaborasi tersebut merespons meningkatnya kebutuhan keamanan seiring perusahaan mulai mengadopsi agentic AI, yakni sistem AI yang mampu menjalankan tugas secara otonom, menggunakan berbagai perangkat lunak, dan mengakses sumber data untuk menyelesaikan pekerjaan.

Berbeda dengan aplikasi AI konvensional, agen AI dapat menyimpan kredensial, mempertahankan konteks lintas sesi, serta mengeksekusi tindakan pada sistem produksi tanpa memerlukan persetujuan manusia di setiap tahapan. Kondisi tersebut memperluas potensi risiko apabila agen berhasil dimanipulasi atau memperoleh akses yang tidak semestinya.

Baca Juga :  Kanomas Kembangkan Platform Digital untuk Perkuat Ekosistem Industri Travel

Chief Platform and Business Officer sekaligus Head of TrendAI™ Rachel Jin mengatakan keamanan agen AI perlu diterapkan pada seluruh komponen yang mendukung operasionalnya, bukan hanya pada model AI.

“Keamanan tidak bisa hanya berfokus di satu titik, melainkan harus mencakup model, harness, serta setiap tool dan sumber data yang diakses oleh agen,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (20/10/2026).

Menurut Rachel, NVIDIA menyediakan mekanisme pembatasan terhadap tindakan yang dapat dilakukan agen, sedangkan TrendAI™ melengkapi sistem tersebut melalui intelijen ancaman, pemantauan aktivitas, serta kemampuan deteksi dan respons untuk membantu tim keamanan mengidentifikasi dan menangani potensi serangan.

NVIDIA Agent Safety Platform menempatkan kontrol keamanan pada lapisan infrastruktur di bawah agen. Teknologi OpenShell menerapkan kebijakan di luar lingkungan eksekusi agen, sementara BlueField-4 DPU dan NVIDIA DOCA menyediakan lapisan perlindungan tambahan pada tingkat hardware.

TrendAI Vision One™ kemudian mengintegrasikan kemampuan tersebut dengan pengawasan terhadap aktivitas agen dan korelasi sinyal ancaman dari berbagai sumber, termasuk endpoint, jaringan, serta identitas digital.

Perkuat Keamanan AI di Indonesia

Di Indonesia, kebutuhan akan keamanan AI dinilai semakin relevan seiring meningkatnya peralihan perusahaan dari proyek percontohan menuju implementasi agen AI dalam operasional bisnis.

Baca Juga :  Wujudkan Ekosistem Layanan UMKM Terpadu, Aplikasi SAPA UMKM Diluncurkan

Country Manager TrendAI™ Indonesia Fetra Syahbana mengatakan keamanan perlu menjadi bagian dari perencanaan sejak awal penerapan teknologi AI, terutama ketika perusahaan memperluas penggunaannya ke sistem produksi.

“Seiring langkah enterprise di Indonesia yang kian pesat bertransisi dari proyek uji coba ke penerapan agen AI otonom di fase produksi, faktor keamanan tidak boleh lagi sekadar menjadi pertimbangan belakangan,” kata Fetra.

Dia menambahkan, dukungan terhadap sistem perlindungan berbasis hardware NVIDIA memungkinkan perusahaan membangun pengamanan yang mencakup berbagai lapisan infrastruktur AI. TrendAI™ juga menyediakan local instance TrendAI Vision One™ di Indonesia untuk mendukung kebutuhan penempatan dan pengelolaan data di dalam negeri (data residency).

Menurut Fetra, kemampuan tersebut dapat membantu perusahaan memenuhi kebutuhan manajemen risiko dan kepatuhan terhadap ketentuan lokal, sekaligus memperluas pemanfaatan AI dalam kegiatan operasional.

Empat Lapisan Perlindungan Agen AI

TrendAI Vision One™ menghadirkan perlindungan terintegrasi melalui empat kapabilitas utama.

Pertama, perlindungan model melalui inspeksi langsung terhadap prompt dan respons AI. Mekanisme ini dirancang untuk memblokir serangan prompt injection dan jailbreak, sekaligus menyensor informasi sensitif sebelum berpotensi terekspos.

Baca Juga :  Brand Elektronik Catat Lonjakan Penjualan hingga 200% di Tokopedia dan TikTok Shop

Kedua, tata kelola harness dan perangkat AI. Tim keamanan dapat mengendalikan akses agen terhadap berbagai perangkat dan server Model Context Protocol (MCP), memeriksa pemanggilan perangkat, serta menganalisis perilaku keterampilan dan artefak AI ketika sistem berjalan.

Ketiga, pengamanan data dan identitas. Platform ini membantu menemukan dan mengklasifikasikan data sensitif, mencegah akses di luar kewenangan, serta menerapkan perlindungan terhadap kebocoran data pada berkas yang dibaca atau ditulis agen. Sistem juga mendukung pencabutan hak akses berlebih dari agen dan identitas nonmanusia lainnya.

Keempat, deteksi dan respons berbasis hardware. Dengan memanfaatkan telemetri NVIDIA BlueField DPU dan DOCA, TrendAI Vision One™ dirancang untuk tetap mendeteksi aktivitas mencurigakan meskipun sistem operasi host telah dikompromikan. Platform juga menghubungkan sinyal ancaman terkait AI dengan data endpoint, jaringan, dan identitas untuk membantu mendeteksi pergerakan lateral ketika agen dibajak.

Melalui pendekatan tersebut, TrendAI™ dan NVIDIA menargetkan penguatan keamanan AI secara menyeluruh, seiring perusahaan meningkatkan skala penggunaan agen otonom dalam operasional bisnis.

Informasi lebih lanjut mengenai pendekatan keamanan agen AI tersedia melalui artikel Rachel Jin berjudul Beyond Model Alignment: Securing Every Layer of the AI Agent serta dokumentasi TrendAI Vision One™.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *