Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Tekno

XPENG Operasikan Lini Produksi Robot Humanoid, IRON Siap Produksi Massal

×

XPENG Operasikan Lini Produksi Robot Humanoid, IRON Siap Produksi Massal

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, GUANGZHOU — XPENG Inc. mulai mengoperasikan lini produksi robot humanoid sebagai bagian dari langkah perusahaan memperluas bisnis di luar kendaraan listrik. Robot humanoid XPENG IRON menjadi produk pertama yang keluar secara mandiri dari lini produksi tersebut.

Lini produksi yang berlokasi di China itu dirancang khusus untuk memproduksi robot humanoid dengan mengadopsi standar manufaktur otomotif. Lebih dari 80% proses utama pada lini tersebut telah menggunakan otomatisasi.

XPENG menyebut pengoperasian lini produksi ini menjadi tahap penting dalam menggeser pengembangan robot humanoid dari fase riset dan prototipe menuju manufaktur serta produksi dalam skala lebih besar.

Chairman & CEO XPENG, He Xiaopeng mengatakan pembangunan lini produksi robot dilakukan dari awal karena industri robot humanoid masih merupakan kategori manufaktur yang relatif baru.

“Ke depan, kami akan terus mengeksplorasi ritme produksi yang lebih cepat dan skala manufaktur robot yang lebih besar,” ujar He Xiaopeng dalam keterangan resmi, Sabtu (12/9/2026).

Menurut perusahaan, lini produksi tersebut menggabungkan sistem pengendalian kualitas yang digunakan dalam industri kendaraan listrik pintar dengan proses manufaktur presisi untuk robot humanoid. Infrastruktur itu juga dirancang agar kapasitas produksi dapat ditingkatkan seiring pertumbuhan permintaan.

Baca Juga :  Brand Elektronik Catat Lonjakan Penjualan hingga 200% di Tokopedia dan TikTok Shop

Target Produksi Massal Akhir 2026

XPENG menargetkan robot humanoid IRON memasuki tahap produksi massal pada akhir 2026. Penggunaan awal akan dilakukan di sejumlah toko dan kampus XPENG sebelum perusahaan memulai peluncuran dan pengiriman ke pasar China serta internasional pada 2027.

IRON dikembangkan sebagai robot humanoid serbaguna yang menjadi salah satu pilar strategi Physical AI XPENG. Robot ini dirancang untuk menjalankan berbagai tugas secara mandiri dengan memanfaatkan kecerdasan buatan yang terintegrasi langsung pada perangkat.

Dari sisi hardware, IRON memiliki 76 derajat kebebasan atau degrees of freedom (DOF) di seluruh tubuh dan 21 DOF pada masing-masing tangan. Sementara itu, kemampuan komputasinya ditopang tiga chip Turing AI dengan kapasitas hingga 2.250 TOPS.

Kombinasi tersebut memungkinkan model AI dijalankan langsung pada robot, sehingga sejumlah tugas kompleks dapat dilakukan tanpa pengoperasian jarak jauh. XPENG juga menilai pemrosesan langsung di perangkat dapat membantu menekan latensi sekaligus meningkatkan keamanan data.

Robotika Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Langkah XPENG masuk ke manufaktur robot humanoid berlangsung ketika perusahaan tengah membangun tiga sumber pertumbuhan, yakni otomotif, robotika, dan ekspansi global.

Baca Juga :  OPPO A6 dan A6x, Baterai Jumbo 7.000mAh dan untuk Harian

Potensi bisnis robotika juga terlihat dari pendanaan yang diperoleh unit bisnis tersebut. Pada 24 Agustus 2026, bisnis robotika XPENG menandatangani perjanjian pembelian saham dengan sejumlah investor dan memperoleh pendanaan lebih dari US$900 juta dengan valuasi pascapendanaan lebih dari US$6,3 miliar.

XPENG menyebut putaran pendanaan tersebut menjadi salah satu penggalangan modal privat terbesar di industri embodied AI China.

Perusahaan memperkirakan margin kotor per unit robot humanoid berpotensi lebih tinggi dibandingkan kendaraan energi baru. Hal itu didorong oleh hambatan teknologi yang tinggi dan keterbatasan pasokan produk berkualitas tinggi di segmen robot humanoid serbaguna.

Dengan mulai beroperasinya lini produksi, XPENG kini berupaya membangun rantai bisnis robotika yang mencakup pengembangan model AI, riset dan pengembangan produk, hingga manufaktur berskala besar.

Strategi tersebut diharapkan membuka sumber pertumbuhan baru bagi XPENG sekaligus memperluas penerapan teknologi AI dari lingkungan digital ke berbagai aktivitas fisik manusia.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *