Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Otomotif

Penjualan Mobil Astra Naik 3,8% pada Juni 2026, Pangsa Pasar Bertahan di Level 52%

×

Penjualan Mobil Astra Naik 3,8% pada Juni 2026, Pangsa Pasar Bertahan di Level 52%

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Astra International Tbk. (ASII) mencatatkan peningkatan penjualan mobil domestik pada Juni 2026 seiring pulihnya permintaan pasar otomotif nasional.

Berdasarkan data yang diterima pada Jum’at (10/8/2026), Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo)mencatat penjualan mobil Astra mencapai 40.235 unit pada Juni 2026, meningkat 3,8% dibandingkan Mei 2026 yang sebanyak 38.768 unit.

Kenaikan tersebut terjadi ketika pasar otomotif nasional juga menunjukkan perbaikan. Total penjualan mobil domestik mencapai 77.555 unit, naik sekitar 12% dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 69.219 unit.

Dengan demikian, Astra kembali menguasai 52% pangsa pasar nasional atau lebih dari separuh total penjualan mobil di Indonesia.

Meski pangsa pasar Astra turun dibandingkan posisi Mei 2026 yang mencapai 56%, perseroan tetap mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar dengan selisih penjualan yang cukup lebar dibandingkan gabungan merek non-Astra yang membukukan 37.320 unit pada Juni 2026.

Hingga semester I/2026, Astra telah membukukan penjualan 222.371 unit atau sekitar 51% dari total pasar nasional yang mencapai 436.567 unit.

Dari sisi merek, Toyota dan Lexus masih menjadi penyumbang volume terbesar bagi Astra dengan penjualan 22.960 unit pada Juni 2026. Namun, penurunan penjualan Toyota berhasil dikompensasi oleh lonjakan Daihatsu yang mencatatkan 14.125 unit, naik sekitar 26,8% dibandingkan Mei 2026.

Selain itu, Isuzu juga melanjutkan tren positif dengan penjualan 3.070 unit, meningkat dari 2.570 unit pada bulan sebelumnya.

Di sisi lain, pabrikan non-Astra mulai memperlihatkan persaingan yang semakin ketat. Mitsubishi Fuso membukukan penjualan 8.219 unit, sedangkan Suzuki mencatat 6.057 unit. Yang paling menonjol adalah BYD dan Denza dengan penjualan 5.728 unit, melonjak drastis dari 1.105 unit pada Mei 2026.

Lonjakan merek asal China tersebut menunjukkan persaingan di segmen kendaraan elektrifikasi semakin intensif, meski belum mampu menggeser dominasi Astra di pasar nasional.

Astra juga terus memperkuat posisinya di segmen Low Cost Green Car (LCGC). Penjualan LCGC Astra meningkat menjadi 8.068 unit pada Juni 2026 dari 6.836 unit pada Mei 2026. Pangsa pasar Astra di segmen ini naik menjadi 85%, mempertegas dominasi perusahaan pada pasar kendaraan hemat energi berbiaya rendah.

Data tersebut menunjukkan bahwa meski kompetisi dari merek-merek Jepang maupun produsen kendaraan listrik asal China semakin meningkat, Astra masih mampu menjaga kepemimpinan pasar melalui portofolio merek yang kuat, khususnya Toyota, Daihatsu, dan Isuzu, serta dominasinya di segmen LCGC yang masih menjadi salah satu penopang utama penjualan otomotif nasional.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *