Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Otomotif

Penjualan Mobil Nasional Tembus 599.491 Unit, ASII Kuasai Hampir 50 Persen

×

Penjualan Mobil Nasional Tembus 599.491 Unit, ASII Kuasai Hampir 50 Persen

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, JAKARTA — Penjualan mobil nasional mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang Januari–Agustus 2026. PT Astra International Tbk. (ASII) membukukan penjualan 298.264 unit sepanjang delapan bulan pertama 2026.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dihimpun Astra, penjualan mobil secara wholesales telah mencapai 599.491 unit atau tumbuh sekitar 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal pemulihan permintaan kendaraan di tengah dinamika industri otomotif nasional.

Dengan capaian tersebut, Astra menguasai hampir separuh atau sekitar 50% penjualan mobil nasional hingga Agustus 2026. Posisi ini memperkuat dominasi grup otomotif Astra di pasar kendaraan roda empat domestik.

Kontribusi terbesar berasal dari Toyota dan Lexus yang secara kumulatif membukukan penjualan sekitar 176.000 unit. Sementara itu, Daihatsu mencatatkan penjualan lebih dari 100.000 unit.

Adapun merek lain dalam portofolio Astra, termasuk Isuzu dan UD Trucks, turut menopang kinerja penjualan grup sepanjang tahun berjalan.

Secara bulanan, penjualan mobil nasional pada Agustus 2026 mencapai sekitar 81.756 unit. Dari jumlah tersebut, Astra berkontribusi sekitar 36.824 unit.

Baca Juga :  MG4 EV Kembali Raih Predikat Best Small EV di OTOMOTIF Award 2026

Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo mengatakan pertumbuhan pasar otomotif hingga Agustus 2026 menunjukkan perkembangan positif.

“Perkembangan pasar otomotif nasional hingga Agustus 2026 menunjukkan pertumbuhan positif, dengan penjualan yang tumbuh 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujarnya.

Menurutnya, Astra juga mencatat pertumbuhan penjualan sekaligus mempertahankan pangsa pasar yang solid sepanjang 2026.

Kinerja tersebut menjadi salah satu indikator penting bagi ASII, mengingat bisnis otomotif masih menjadi salah satu lini utama Astra.

Selain penjualan kendaraan, ekosistem otomotif Astra juga mencakup jaringan dealer, pembiayaan hingga layanan purnajual.

Astra pun masih melihat kebutuhan konsumen sebagai salah satu faktor utama untuk menjaga kinerja bisnis otomotif hingga akhir tahun.

“Ke depan, Astra akan terus berfokus pada kebutuhan pelanggan dan menjaga kualitas layanan melalui jaringan dealer, layanan pembiayaan dan purnajual, serta berbagai solusi mobilitas lainnya yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” imbuh Windy.

Dengan penjualan nasional yang telah mencapai hampir 600.000 unit hingga Agustus, pasar otomotif domestik masih memiliki peluang untuk mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2026.

Baca Juga :  GAC Perkuat Strategi Global “In Local, For Local” Bangun Ekosistem Otomotif Berkelanjutan 2026

Bagi Astra International sebagai salah satu emiten dengan eksposur besar terhadap sektor otomotif, perkembangan tersebut menjadi katalis penting bagi kinerja bisnis otomotif perseroan sepanjang tahun ini.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *