TrenBisnis.co, BALIKPAPAN — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong percepatan transformasi digital bagi pelaku usaha mikro melalui program pelatihan digital “Waktunya STARt X Juragan UMKM” yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM Ari Anindya Hartika mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital dan pemasaran berbasis konten untuk memperluas akses pasar.
“Kegiatan ini dirancang tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pemasaran digital, tetapi juga membekali peserta dengan praktik langsung agar mampu menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan perubahan perilaku konsumen saat ini,” ujar Ari dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Pelatihan yang diselenggarakan melalui kerja sama Kementerian UMKM dan TikTok Shop by Tokopedia itu berlangsung di Galeri Dekranasda & UKM Center Balikpapan pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 pelaku UMKM dari Balikpapan dan wilayah sekitarnya.
Menurut Ari, transformasi digital telah menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku usaha mikro untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pasar di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.
Dia menjelaskan bahwa keputusan pembelian masyarakat saat ini semakin dipengaruhi oleh konten digital. Karena itu, pelaku UMKM perlu memahami strategi membangun visibilitas produk melalui berbagai platform digital guna menjangkau konsumen yang lebih luas.
“Pelaku UMKM perlu memahami bagaimana memanfaatkan teknologi dan platform digital untuk membangun visibilitas produk, menjangkau konsumen yang lebih luas, serta meningkatkan penjualan secara berkelanjutan,” katanya.
Ari menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian UMKM mendukung Program Pro-Kesra 10 Juta Penduduk Berusaha dan Bekerja melalui penguatan kapasitas usaha mikro dan perluasan akses pemasaran berbasis digital.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari transformasi digital dan perubahan perilaku pasar, strategi meningkatkan penjualan melalui konten, teknik membuat video pemasaran yang efektif, hingga praktik produksi konten menggunakan telepon genggam yang siap dipublikasikan di berbagai platform digital.
Selain aspek pemasaran digital, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya legalitas usaha, termasuk kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal untuk meningkatkan daya saing produk di pasar domestik maupun internasional.
Senior Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Susamto, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital dan program edukasi yang dapat membantu pelaku usaha memperluas pasar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Festival Pelindungan dan Kemudahan Usaha Mikro serta Program KUMITRA yang berfokus pada perluasan akses usaha, penguatan ekosistem kewirausahaan, dan pembangunan kemitraan bagi pelaku usaha mikro.
Melalui Program Juragan UMKM, pemerintah berharap semakin banyak pelaku usaha mikro yang mampu mengoptimalkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pemasaran, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.
Editor : Huda
TrenBisnis.co, CIREBON — Omega Hotel Management (OHM) memperluas portofolio bisnis food and beverage (F&B) dengan…
TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Ducati Indonesia resmi menghadirkan DesertX V2 di pasar domestik. Motor adventure terbaru…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) mendorong percepatan transisi menuju ekonomi hijau…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Kenaikan biaya layanan kesehatan atau inflasi medis diperkirakan masih menjadi tantangan besar…
TrenBisnis.co, JAKARTA — ARTOTEL group berkolaborasi dengan PT Perisai Psikologi Indonesia meluncurkan Mindhavana, sebuah program…