TrenBisnis.co, JAKARTA — RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkuat layanan penanganan gagal jantung stadium lanjut melalui kolaborasi dengan HeartSPAN.ai dan Borderless Healthcare Group.
Kerja sama ini ditandai dengan seremoni implementasi teknologi Left Ventricular Assist Device (LVAD), alat bantu pompa jantung yang ditujukan bagi pasien dengan gagal jantung berat.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kardiovaskular berteknologi tinggi di Indonesia sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga medis nasional melalui transfer pengetahuan dan kerja sama internasional.
Direktur Utama RSCM, Dr. dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B, FINACS, M.Kes., mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menghadirkan terapi gagal jantung yang lebih komprehensif bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka kematian akibat gagal jantung yang masih tinggi sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap terapi inovatif tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (1/8/2026).
Sebagai bagian dari implementasi program, tim dokter spesialis jantung dan multidisiplin RSCM telah mengikuti pelatihan di Fuwai Hospital, Beijing, salah satu pusat layanan jantung terbesar di dunia.
Pelatihan tersebut mencakup seleksi pasien, prosedur implantasi, hingga tata laksana pasien pasca-pemasangan LVAD sesuai standar internasional.
Berdasarkan data Global Burden of Disease (GBD) 2019, prevalensi gagal jantung di Indonesia diperkirakan mencapai 900–1.000 kasus per 100.000 penduduk. Indonesia juga tercatat memiliki angka mortalitas akibat gagal jantung tertinggi di Asia, sekitar 34,1 persen.
Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan terapi yang lebih komprehensif bagi pasien gagal jantung stadium lanjut.
LVAD merupakan alat bantu mekanik yang dipasang melalui operasi untuk membantu ventrikel kiri memompa darah ke seluruh tubuh. Teknologi ini telah digunakan di berbagai negara dan terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup serta memperpanjang harapan hidup pasien dengan gagal jantung stadium lanjut.
Pada tahap awal implementasi, RSCM akan melakukan pemasangan LVAD pertama kepada seorang pasien perempuan berusia 45 tahun yang memiliki fungsi pompa jantung hanya sekitar 14 persen.
Pasien tersebut mengalami sesak napas saat melakukan aktivitas ringan dan telah beberapa kali menjalani perawatan akibat gagal jantung.
Pendiri sekaligus Chairman Borderless Healthcare Group dan pendiri HeartSPAN.ai, Dr. Wei Siang Yu, mengatakan kolaborasi tersebut menggabungkan inovasi teknologi medis, pertukaran pengetahuan lintas negara, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam tata laksana gagal jantung.
Menurutnya, pendekatan tersebut mencakup pemilihan pasien yang lebih presisi, penggunaan perangkat LVAD berukuran lebih kecil dan ringan, hingga pendampingan pascaoperasi oleh LVAD Coordinator yang dilatih berdasarkan protokol internasional.
Dia menambahkan, ke depan perkembangan terapi regeneratif, termasuk terapi sel punca, diharapkan dapat meningkatkan peluang pemulihan fungsi jantung sehingga membuka kemungkinan pelepasan perangkat pada pasien tertentu.
RSCM menilai pengembangan layanan LVAD tidak hanya memberikan manfaat bagi pasien, tetapi juga memperkuat kemampuan bedah jantung nasional.
Melalui kerja sama ini, rumah sakit rujukan nasional tersebut berharap dapat mengurangi kebutuhan masyarakat mencari pengobatan ke luar negeri sekaligus memperkuat kemandirian layanan kesehatan Indonesia.
Editor : Huda
TrenBisnis.co, JAKARTA – Yamaha kembali menghadirkan pendekatan berbeda di segmen skutik bergaya retro-modern lewat peluncuran…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Pasar investasi properti komersial di kawasan Asia Pasifik menunjukkan pemulihan yang semakin…
TrenBisnis.co, TANGERANG SELATAN — Komunitas OK OCE ISOMA Tangerang Selatan menggelar pelatihan public speaking bagi…
TrenBisnis.co, TANGERANG — Lexus Indonesia resmi meluncurkan The All-New Lexus ES pada ajang GAIKINDO Indonesia…
TrenBisnis.co, JAKARTA — PT JETOUR Motor Indonesia menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung dalam ajang GAIKINDO…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Persaingan di sektor pendidikan dinilai tidak lagi hanya ditentukan oleh peringkat atau…