KUR Rp221 Triliun
Salah satu agenda dalam kegiatan tersebut adalah akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 400 UMKM melalui lima penyalur, yakni BPD Sulselbar, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Pegadaian Syariah.
Maman mengungkapkan, realisasi KUR secara nasional sepanjang 2026 telah mencapai Rp221 triliun yang disalurkan kepada 3,44 juta UMKM. Dari total tersebut, sekitar 65,5% atau Rp145 triliun mengalir ke sektor produksi.
Adapun di Sulawesi Selatan, penyaluran KUR tercatat Rp12,53 triliun kepada 189.000 UMKM. Porsi penyaluran ke sektor produksi mencapai 73%.
Data tersebut menunjukkan kebutuhan pembiayaan UMKM masih besar. Namun, pemerintah menilai akses modal perlu disertai pendampingan dan peningkatan kapasitas agar pembiayaan dapat digunakan secara produktif untuk memperbesar skala usaha.
Selain pembiayaan, BWU Sulawesi Selatan juga mempertemukan pelaku usaha dengan inkubator bisnis, mitra usaha, investor, dan penyedia layanan pendukung lainnya.
CEO PT Kalosi Alam Lestari, Ade Pratama mengatakan, kegiatan tersebut memberikan peluang bagi usaha rintisan untuk memperluas akses kemitraan, salah satunya melalui business pitching dengan calon investor.
“Saya bersyukur UMKM rintisan seperti kami bisa dihadirkan sehingga bisa memperkenalkan produk ke investor untuk menambah value produknya,” ujar Ade.

















