Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi BisnisFinansial

Tekanan MSCI ke Pasar RI, Mirae Asset Nilai Reformasi Jadi Penentu Arah IHSG

×

Tekanan MSCI ke Pasar RI, Mirae Asset Nilai Reformasi Jadi Penentu Arah IHSG

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pasar modal Indonesia berada dalam tekanan setelah MSCI membekukan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026. Sentimen tersebut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,46% ke level 7.559 pada penutupan perdagangan Selasa (21/4/2026).

Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menilai tekanan pasar perlu dilihat dalam konteks global yang masih diliputi ketidakpastian.

Example 300x600

Menurutnya, pelemahan rupiah lebih mencerminkan kombinasi sentimen risk-off global dan meningkatnya risk premium domestik, bukan akibat krisis kebijakan yang ekstrem. Hingga 23 April 2026, rupiah ditutup di level Rp17.295 per dolar AS atau melemah sekitar 3,5% sejak awal tahun.

Meski demikian, depresiasi rupiah dinilai relatif lebih baik dibandingkan sejumlah mata uang emerging markets lain, seperti rupee India dan lira Turki.

Baca Juga : Pasar Bergejolak, Mirae Arahkan Investor ke Saham Bank, Telko, dan Emas

MSCI menyebut pembekuan dilakukan untuk mengevaluasi konsistensi dan efektivitas kebijakan baru otoritas pasar modal Indonesia, terutama terkait transparansi kepemilikan saham serta rencana kenaikan batas minimum free float menjadi 15%.

Selain itu, MSCI juga menunda penyesuaian Foreign Inclusion Factors (FIF) dan perubahan klasifikasi sejumlah saham Indonesia.

Di sisi lain, otoritas pasar dinilai telah menunjukkan kemajuan reformasi. Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia telah merampungkan empat dari delapan agenda reformasi transparansi yang diumumkan awal April 2026.

Baca Juga : Konflik Israel–AS vs Iran Terus Memanas, Ekonomi Global Terancam Bergejolak

Langkah tersebut meliputi publikasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, pengungkapan kepemilikan di atas 1% secara bulanan, perluasan klasifikasi investor KSEI, serta penerapan aturan minimum free float 15%.

Rully menilai langkah tersebut menjadi sinyal positif bagi pasar. Penguatan IHSG sekitar 8% sejak awal April mencerminkan kepercayaan investor terhadap komitmen reformasi otoritas.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati MSCI Index Review pada 12 Mei 2026 serta Market Accessibility Review pada Juni 2026 yang dinilai menjadi penentu arah pasar domestik dan persepsi investor global terhadap Indonesia.

Editor : Huda

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *