Hotel

Rebranding Jadi Strategi Hotel di Jakarta dan Bali Hadapi Pelemahan Pasar

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pemilik hotel di Jakarta dan Bali mulai mengandalkan strategi rebranding dan peningkatan kualitas aset untuk mempertahankan daya saing di tengah melambatnya pasar perhotelan.

Langkah tersebut dinilai menjadi upaya pelaku industri untuk menggeser fokus dari sekadar mengejar okupansi menuju peningkatan profitabilitas.

Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengungkapkan, dalam setahun terakhir sedikitnya lima hotel di Jakarta telah berganti merek atau menjalani proses rebranding. Fenomena ini mencerminkan perubahan strategi pemilik aset dalam merespons dinamika pasar.

“Beberapa temuan utama dari fenomena rebranding hotel ini mencakup pergeseran dari volume ke profitabilitas, peningkatan nilai aset, reposisi melalui konsep yang diperbarui, serta adaptasi terhadap pola permintaan yang terus berubah,” ujar Ferry.

Menurut Colliers, pelemahan aktivitas sektor meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) memang masih menjadi tantangan bagi industri perhotelan di Jakarta. Namun, permintaan dari segmen pemerintah dan korporasi masih menjadi penopang utama pasar hotel di ibu kota.

Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan jumlah hotel kelas atas. Hingga kuartal I/2026, total pasokan hotel di Jakarta mencapai sekitar 49.106 kamar, dengan hotel bintang empat menyumbang sekitar 40% dari keseluruhan inventaris.

Dalam beberapa tahun ke depan, persaingan diperkirakan semakin ketat seiring masuknya tambahan pasokan hotel kelas atas ke pasar Jakarta.

Sementara itu, pasar hotel di Bali menunjukkan tren berbeda. Pembukaan sejumlah hotel hasil rebranding pada kuartal I/2026 mencerminkan optimisme investor terhadap prospek jangka panjang sektor pariwisata di Pulau Dewata.

Colliers mencatat sekitar 1.623 kamar hotel bintang lima dijadwalkan rampung sepanjang 2026 hingga 2029. Tambahan pasokan tersebut memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi utama pengembangan hotel mewah di Indonesia.

Di sisi lain, konsep kemewahan dalam industri perhotelan juga terus berubah. Wisatawan kini tidak lagi hanya mempertimbangkan klasifikasi bintang atau besarnya proyek, melainkan lebih mengutamakan pengalaman menginap yang eksklusif dan personal.

Pengembangan hotel baru pun mulai mengedepankan konsep wellness, retreat, serta pengalaman yang dirancang secara khusus bagi tamu. Tren ini dinilai sejalan dengan preferensi wisatawan generasi milenial dan Gen Z yang mencari pengalaman perjalanan yang autentik dan bermakna.

Colliers menilai hotel yang mampu beradaptasi melalui rebranding, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengembangkan layanan berbasis pengalaman akan memiliki peluang lebih besar untuk menjaga kinerja di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Kementerian Ekraf Fasilitasi 57 Pertemuan Bisnis Startup RI, Bidik Pasar Global

TrenBisnis.co, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif memfasilitasi 57 pertemuan bisnis antara 26 startup Indonesia dan…

22 menit ago

ASTON Kemayoran Tawarkan Wisata ke Kepulauan Seribu untuk Gathering hingga Meeting

TrenBisnis.co, JAKARTA – ASTON Kemayoran City Hotel menawarkan paket perjalanan wisata ke Kepulauan Seribu yang…

12 jam ago

Sabun Krim EKONOMI Berangkatkan 11 Pemenang Umrah

TrenBisnis.co, Jakarta - Mimpi beribadah ke Tanah Suci menjadi kenyataan bagi 11 orang pemenang program…

1 hari ago

Hari Dokter Nasional, Halodoc Apresiasi Dokter dengan Rekor 100 Ribu Konsultasi

TrenBisnis.co, JAKARTA – Halodoc mengapresiasi mitra dokter yang telah melayani lebih dari 100.000 konsultasi melalui…

1 hari ago

Paviliun Raden Saleh Hadirkan Menu Nostalgia Lewat Program A Taste of Home

TrenBisnis.co, JAKARTA — Rasa masakan rumahan menjadi inspirasi Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, dalam menghadirkan…

1 hari ago

PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pameran kendaraan listrik PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 akan menghadirkan lebih…

1 hari ago