Proyeksikan Okupansi Naik 10% Saat Libur Idul Fitri dan Nyepi 2026, Inilah Langkah InJourney Hospitality

TrenBisnis.co, Jakarta — InJourney Hospitality memproyeksikan peningkatan tingkat hunian hotel hingga 10% selama periode puncak libur Idul Fitri dan Nyepi 2026. Momentum libur panjang ini dinilai menjadi katalis penting bagi pertumbuhan industri perhotelan dan pariwisata nasional.

Perusahaan yang merupakan bagian dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney tersebut menilai meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran dan Nyepi akan mendorong kenaikan signifikan pada perjalanan wisata domestik.

Direktur Komersial InJourney, Veronica H Sisilia mengatakan momentum libur tahun ini semakin kuat dengan adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memberi fleksibilitas masyarakat untuk memperpanjang masa liburan.

Baca Juga : Sambut Nataru, Kemenpar Luncurkan Kampanye “Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja”

“Momentum libur Lebaran dan Nyepi menjadi katalis untuk menstimulasi minat masyarakat berwisata. InJourney menghadirkan seamless experience bagi traveler dari airport, hotel hingga destinasi agar perjalanan wisata lebih nyaman dan terintegrasi,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (9/3/2026).

Okupansi Hotel Diprediksi Naik di Berbagai Wilayah

InJourney Hospitality memperkirakan periode 17–29 Maret 2026 menjadi masa puncak peningkatan tingkat hunian hotel yang dikelola perusahaan.

Berdasarkan wilayah operasional, klaster Bali diprediksi mencatat kinerja terbaik dengan tingkat hunian sekitar 64%, diikuti klaster Jawa 53% dan klaster Sumatera 45%, sementara klaster Kalimantan dan Sulawesi juga menunjukkan tren peningkatan.

Proyeksi peningkatan segmen hotel :

• Hotel Bintang 5 diproyeksikan meningkat sekitar 5% dibanding periode sebelumnya
• Hotel Bintang 4 mencatat kenaikan tertinggi sekitar 14%
• Hotel Bintang 3 diperkirakan naik sekitar 9%

Beberapa properti dengan proyeksi okupansi tertinggi antara lain Merusaka Nusa Dua, The Meru Sanur, dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection untuk kategori bintang lima.

Sementara kategori bintang empat didominasi oleh Truntum Kuta, Grand Inna Tunjungan, dan The Manohara Hotel Yogyakarta.

Strategi Hadapi Lonjakan Wisatawan

Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan kesiapan operasional selama periode libur panjang.

Baca Juga : InJourney Transformasi Borobudur Jadi Pusat Pariwisata Spiritual dan Budaya

Beberapa langkah yang dilakukan menghadapi lonjakan wisatawan antara lain:

• Audit layanan F&B, housekeeping, dan engineering
• Optimalisasi digital check-in
• Pengawasan operasional melalui Task Force 24/7
• Monitoring Center
• Penguatan logistik dan buffer stock
• Peningkatan kesiapan sumber daya manusia

Selain itu perusahaan juga menghadirkan program tematik Ramadan melalui kampanye “Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna” yang mencakup paket menginap, promosi kuliner Ramadan, hingga berbagai kegiatan festive di hotel.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan terbaik dengan sentuhan keramahtamahan khas Indonesia di setiap touchpoint,” ujar Christine.

Hadirkan Pengalaman Wisata Berbasis Budaya

Selain promosi menginap, InJourney Hospitality juga menghadirkan berbagai pengalaman kuliner dan budaya selama Ramadan, Idul Fitri, dan Nyepi di berbagai destinasi seperti Bali, Labuan Bajo, Lombok, Yogyakarta, Bandung, Padang, hingga Medan.

Melalui pendekatan experiential dan cultural hospitality, perusahaan ingin menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya berfokus pada akomodasi tetapi juga pada nilai budaya, spiritualitas, dan kebersamaan.

“Kami ingin menghadirkan experience yang menghubungkan tamu dengan warisan dan identitas Indonesia secara autentik,” pungkas Christine. (Sh)

redaksi

Recent Posts

GBK Perkuat Struktur Lapangan SUGBK, Siap Tampung Konser Panggung 360 Derajat

TrenBisnis.co, JAKARTA – Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mulai memperkuat struktur lapangan atau…

6 jam ago

Eastspring Indonesia Raih Peringkat Tertinggi PEFINDO, AUM Tembus Rp75 Triliun

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Eastspring Investments Indonesia meraih peringkat idMIA-1 (Superior) dari PT Pemeringkat Efek…

8 jam ago

Mobil Anak Bangsa Pamerkan Solusi Kendaraan Listrik dan Teknologi IoT di PEVS 2026

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Mobil Anak Bangsa (MAB) memperkuat pengembangan solusi mobilitas listrik terintegrasi untuk…

9 jam ago

Trakindo Perkuat Ekosistem Layanan Terintegrasi untuk Jaga Produktivitas Pelanggan

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Trakindo Utama (Trakindo) memperkuat ekosistem layanan terintegrasi berbasis People, Service, dan…

9 jam ago

Hytera Dukung Jakarta Running Festival 2026, Sediakan Radio Komunikasi untuk 37.000 Pelari

TrenBisnis.co, JAKARTA — Hytera Communications mendukung penyelenggaraan myBCA Jakarta Running Festival 2026 dengan menyediakan perangkat…

12 jam ago

PEVS 2026 Dibuka, Populasi Kendaraan Listrik RI Tembus 541.678 Unit

TrenBisnis.co, JAKARTA — Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar Periklindo…

21 jam ago