Berita

GBK Perkuat Struktur Lapangan SUGBK, Siap Tampung Konser Panggung 360 Derajat

TrenBisnis.co, JAKARTA – Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mulai memperkuat struktur lapangan atau Field of Play (FOP) Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Proyek ini ditargetkan rampung pada November 2026 untuk meningkatkan daya dukung lapangan terhadap berbagai kegiatan, termasuk konser musik berskala internasional dengan konsep panggung 360 derajat.

Penguatan struktur tersebut menjadi bagian dari strategi GBK dalam menjaga kualitas infrastruktur stadion agar mampu mengakomodasi kebutuhan penyelenggaraan acara olahraga maupun nonolahraga. Langkah ini sekaligus merespons perkembangan tren konser global yang semakin banyak menggunakan panggung utama di tengah lapangan.

Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi A. Kusumo mengatakan, penguatan struktur FOP merupakan investasi jangka panjang untuk mempertahankan kualitas dan keamanan SUGBK sebagai fasilitas publik berstandar internasional.

Menurutnya, stadion kebanggaan Indonesia tersebut harus mampu mengikuti perkembangan kebutuhan penyelenggaraan berbagai kegiatan tanpa mengesampingkan fungsi utamanya sebagai fasilitas olahraga.

Denah penguatan struktur SUGBK (ist)

“Penguatan struktur ini adalah investasi untuk memastikan bahwa SUGBK tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga mampu mengakomodasi perkembangan kebutuhan penggunaan publik secara global, sekaligus memperkuat kualitas dan keamanan,” ujar Rakhmadi dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Selama ini, lapisan dasar atau base layer lapangan SUGBK masih menggunakan material batu dan kerikil. Sistem tersebut berbeda dengan sejumlah stadion modern yang telah menggunakan lapisan dasar beton untuk meningkatkan kemampuan menahan beban.

PPKGBK menilai penggunaan panggung dan peralatan produksi konser dengan bobot besar di tengah lapangan berpotensi melampaui kapasitas daya dukung struktur eksisting.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan lapisan bawah lapangan, perubahan elevasi sistem drainase, hingga genangan air yang berdampak terhadap kerataan permukaan lapangan.

Karena itu, penguatan struktur dilakukan untuk meningkatkan kemampuan lapangan dalam menahan beban panggung konser, khususnya dengan konfigurasi center stage atau panggung 360 derajat.

Selain pekerjaan struktural, PPKGBK juga menjalankan modernisasi peralatan sebagai bagian dari program peningkatan kualitas FOP.

Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK, Mokhamad Rofik Anwar mengatakan upaya menjaga kualitas lapangan telah dilakukan secara berkelanjutan. Pada 2022, PPKGBK juga merevitalisasi lapisan rumput untuk menyambut penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

Proses revitalisasi tersebut melibatkan tenaga ahli dan pemangku kepentingan berpengalaman, mulai dari pemeriksaan laboratorium, sterilisasi media tanam, perataan permukaan, penanaman rumput, hingga perawatan intensif.

Sementara itu, Kepala Divisi Pembangunan dan Pemeliharaan GBK, David Prastyan menjelaskan program peningkatan FOP dilakukan secara bertahap. Setelah modernisasi peralatan, pekerjaan penguatan struktur ditargetkan selesai pada November 2026.

Selanjutnya, uji coba penggunaan peralatan modern direncanakan berlangsung pada Februari 2027. Dengan tahapan tersebut, SUGBK ditargetkan kembali dalam kondisi prima dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga pada akhir April 2027.

PPKGBK menegaskan penguatan struktur lapangan tidak ditujukan untuk mengubah fungsi utama stadion sebagai arena olahraga. Sebaliknya, peningkatan infrastruktur diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan kegiatan olahraga dan hiburan.

SUGBK selama ini menjadi lokasi berbagai agenda berskala nasional dan internasional, mulai dari pertandingan sepak bola, kegiatan keagamaan, hingga konser musisi dunia seperti Coldplay, Blackpink, dan Kanye West atau YE. Stadion tersebut juga dijadwalkan menjadi lokasi konser BTS serta Westlife pada 2027.

Melalui peningkatan infrastruktur tersebut, GBK berharap dapat memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism sekaligus venue multifungsi yang mampu bersaing dengan stadion internasional lainnya.

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Eastspring Indonesia Raih Peringkat Tertinggi PEFINDO, AUM Tembus Rp75 Triliun

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Eastspring Investments Indonesia meraih peringkat idMIA-1 (Superior) dari PT Pemeringkat Efek…

3 jam ago

Mobil Anak Bangsa Pamerkan Solusi Kendaraan Listrik dan Teknologi IoT di PEVS 2026

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Mobil Anak Bangsa (MAB) memperkuat pengembangan solusi mobilitas listrik terintegrasi untuk…

4 jam ago

Trakindo Perkuat Ekosistem Layanan Terintegrasi untuk Jaga Produktivitas Pelanggan

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Trakindo Utama (Trakindo) memperkuat ekosistem layanan terintegrasi berbasis People, Service, dan…

4 jam ago

Hytera Dukung Jakarta Running Festival 2026, Sediakan Radio Komunikasi untuk 37.000 Pelari

TrenBisnis.co, JAKARTA — Hytera Communications mendukung penyelenggaraan myBCA Jakarta Running Festival 2026 dengan menyediakan perangkat…

8 jam ago

PEVS 2026 Dibuka, Populasi Kendaraan Listrik RI Tembus 541.678 Unit

TrenBisnis.co, JAKARTA — Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar Periklindo…

17 jam ago

IHSG Menguat 0,31 Persen, Mirae Asset Ingatkan Investor Cermati Fundamental Saham

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)…

17 jam ago