Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Travel

Proyeksikan Okupansi Naik 10% Saat Libur Idul Fitri dan Nyepi 2026, Inilah Langkah InJourney Hospitality

×

Proyeksikan Okupansi Naik 10% Saat Libur Idul Fitri dan Nyepi 2026, Inilah Langkah InJourney Hospitality

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TrenBisnis.co, Jakarta — InJourney Hospitality memproyeksikan peningkatan tingkat hunian hotel hingga 10% selama periode puncak libur Idul Fitri dan Nyepi 2026. Momentum libur panjang ini dinilai menjadi katalis penting bagi pertumbuhan industri perhotelan dan pariwisata nasional.

Perusahaan yang merupakan bagian dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney tersebut menilai meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran dan Nyepi akan mendorong kenaikan signifikan pada perjalanan wisata domestik.

Direktur Komersial InJourney, Veronica H Sisilia mengatakan momentum libur tahun ini semakin kuat dengan adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memberi fleksibilitas masyarakat untuk memperpanjang masa liburan.

Baca Juga : Sambut Nataru, Kemenpar Luncurkan Kampanye “Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja”

“Momentum libur Lebaran dan Nyepi menjadi katalis untuk menstimulasi minat masyarakat berwisata. InJourney menghadirkan seamless experience bagi traveler dari airport, hotel hingga destinasi agar perjalanan wisata lebih nyaman dan terintegrasi,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (9/3/2026).

Okupansi Hotel Diprediksi Naik di Berbagai Wilayah

InJourney Hospitality memperkirakan periode 17–29 Maret 2026 menjadi masa puncak peningkatan tingkat hunian hotel yang dikelola perusahaan.

Berdasarkan wilayah operasional, klaster Bali diprediksi mencatat kinerja terbaik dengan tingkat hunian sekitar 64%, diikuti klaster Jawa 53% dan klaster Sumatera 45%, sementara klaster Kalimantan dan Sulawesi juga menunjukkan tren peningkatan.

Proyeksi peningkatan segmen hotel :

• Hotel Bintang 5 diproyeksikan meningkat sekitar 5% dibanding periode sebelumnya
• Hotel Bintang 4 mencatat kenaikan tertinggi sekitar 14%
• Hotel Bintang 3 diperkirakan naik sekitar 9%

Beberapa properti dengan proyeksi okupansi tertinggi antara lain Merusaka Nusa Dua, The Meru Sanur, dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection untuk kategori bintang lima.

Sementara kategori bintang empat didominasi oleh Truntum Kuta, Grand Inna Tunjungan, dan The Manohara Hotel Yogyakarta.

Strategi Hadapi Lonjakan Wisatawan

Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan kesiapan operasional selama periode libur panjang.

Baca Juga : InJourney Transformasi Borobudur Jadi Pusat Pariwisata Spiritual dan Budaya

Beberapa langkah yang dilakukan menghadapi lonjakan wisatawan antara lain:

• Audit layanan F&B, housekeeping, dan engineering
• Optimalisasi digital check-in
• Pengawasan operasional melalui Task Force 24/7
• Monitoring Center
• Penguatan logistik dan buffer stock
• Peningkatan kesiapan sumber daya manusia

Selain itu perusahaan juga menghadirkan program tematik Ramadan melalui kampanye “Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna” yang mencakup paket menginap, promosi kuliner Ramadan, hingga berbagai kegiatan festive di hotel.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan terbaik dengan sentuhan keramahtamahan khas Indonesia di setiap touchpoint,” ujar Christine.

Hadirkan Pengalaman Wisata Berbasis Budaya

Selain promosi menginap, InJourney Hospitality juga menghadirkan berbagai pengalaman kuliner dan budaya selama Ramadan, Idul Fitri, dan Nyepi di berbagai destinasi seperti Bali, Labuan Bajo, Lombok, Yogyakarta, Bandung, Padang, hingga Medan.

Melalui pendekatan experiential dan cultural hospitality, perusahaan ingin menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya berfokus pada akomodasi tetapi juga pada nilai budaya, spiritualitas, dan kebersamaan.

“Kami ingin menghadirkan experience yang menghubungkan tamu dengan warisan dan identitas Indonesia secara autentik,” pungkas Christine. (Sh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *