TrenBisnis.co, TANGERANG — Pengembang properti Paramount Land melalui kawasan Paramount Gading Serpong terus memperkuat pengembangan kota berkelanjutan dengan menghadirkan ekosistem hunian dan komersial yang terintegrasi serta berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.
Komitmen terhadap konsep sustainable urbanization tersebut diwujudkan melalui pembangunan kawasan yang tidak hanya menyediakan hunian dan area usaha, tetapi juga ruang publik, pusat aktivitas komunitas, serta fasilitas pendukung yang mendorong interaksi sosial dan mobilitas ramah lingkungan.
Sejumlah titik aktivitas masyarakat telah berkembang di kawasan ini, di antaranya Hampton Square sebagai pusat gaya hidup, kawasan kuliner Taman Rasa, hingga Maggiore Hills Park yang berada di area sempadan Danau Cihuni seluas sekitar 32 hektare.

Di sisi selatan kawasan, Paramount Gading Serpong juga mengembangkan area komersial dengan konsep pedestrian-friendly melalui commercial strip dan jalur pejalan kaki yang luas. Konsep tersebut memungkinkan pengunjung berpindah dari satu tenant ke tenant lainnya dengan nyaman dalam satu kawasan terintegrasi.
Area komersial seperti Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, Verona, Hampton, dan Aniva kini menjadi destinasi masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari kuliner, gaya hidup, hingga pertemuan bisnis.
Baca Juga : Data Rumah123: Pencarian Hunian Meledak Usai Lebaran, Tangerang Teratas
Tingginya minat pasar juga tercermin dari penjualan produk komersial terbaru Maggiore Signature West yang disebut terserap dengan baik sejak diluncurkan pada awal 2026.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Ferry John Sihombing, mengatakan kawasan selatan Paramount Gading Serpong saat ini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang tidak hanya didominasi sektor kuliner.
“Beragam kebutuhan harian tumbuh pesat, didorong captive market organik dari puluhan klaster hunian di sekitarnya. Pusat keramaian juga tersebar merata di berbagai area sehingga kawasan ini berkembang menjadi magnet ekonomi baru yang menarik pengunjung dari Tangerang, Jabodetabek hingga luar Pulau Jawa,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurut Ferry, meningkatnya aktivitas ekonomi turut mendorong mobilitas pejalan kaki yang lebih tinggi sehingga menciptakan lingkungan yang semakin walkable, inklusif, dan nyaman. Konsep tersebut sejalan dengan pengembangan kota yang memungkinkan masyarakat menjangkau berbagai kebutuhan sehari-hari dalam jarak dekat.
Prinsip serupa diterapkan pada pengembangan Pasadena Central District, kawasan terpadu seluas 40 hektare yang menggabungkan area hunian premium dan komersial melalui konsep “10 Minutes City Living”. Konsep ini dirancang agar penghuni dapat tinggal, bekerja, dan beraktivitas dalam satu kawasan yang saling terkoneksi.
Baca Juga : BI Rate Naik Jadi 5,50%, Segmen Hunian Menengah dan Pasar KPR Berpotensi Tertekan
Sementara itu, pengembang juga menghadirkan klaster hunian premium Matera Lakeside yang berada di kawasan Matera. Hunian tersebut menawarkan akses langsung ke kawasan Danau Cihuni yang telah dikembangkan sebagai area konservasi dan ekowisata.
Mengusung konsep modern resort, Matera Lakeside terkoneksi dengan Maggiore Hills Park dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung gaya hidup sehat seperti jogging track, taman bermain anak, area olahraga luar ruang, serta jalur pedestrian menuju fasilitas komunitas penghuni.
Melalui strategi pengembangan bertajuk “Everything is Here”, Paramount Gading Serpong menargetkan terciptanya kawasan perkotaan yang mampu mengakomodasi kebutuhan tinggal, bekerja, berbisnis, dan bersosialisasi secara terpadu sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.
Editor : Huda

















