Menteri Ekraf Gandeng HIPPI Perkuat Komersialisasi Produk Kreatif Nasional

Trenbisnis.co, Jakarta — Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan ekonomi kreatif akan menjadi mesin pertumbuhan baru (the new engine of growth) yang dimulai dari daerah, dengan memaksimalkan potensi talenta lokal.

Kementerian Ekonomi Kreatif membuka peluang kolaborasi strategis dengan HIPPI guna memperluas konektivitas dan mendorong komersialisasi produk kreatif nasional.

“Potensi anak muda tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Tugas kita bersama adalah mengangkat local hero menjadi national champion dan menembus pasar global,” ujar Riefky dalam audiensi bersama HIPPI di Autograph Tower, Kamis (19/2/2026).

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi jajaran pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (19/2/2026). (Humas Kementerian Ekraf)

Menurutnya, pemerintah tengah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional berbasis inovasi, talenta, dan kekayaan intelektual. Pengembangan sektor ini dilakukan melalui pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan.

Baca Juga : Kementerian UMKM Gandeng IKPI Hadirkan Pendampingan Pajak bagi UMKM

Riefky menilai asosiasi seperti HIPPI memiliki jaringan kuat di daerah, sehingga kolaborasi dapat diarahkan pada pengembangan pilot project, kurasi produk, hingga skema pembiayaan agar usaha berbasis kekayaan intelektual semakin bankable.

Di sisi lain, Ketua Umum HIPPI Erik Hidayat menyebut organisasinya siap mendukung penguatan ekonomi kreatif berbasis kepentingan nasional. Saat ini HIPPI memiliki jaringan di 22 provinsi dengan sekitar 8.000 anggota aktif, hampir 50% di antaranya bergerak di sektor kreatif.

Sementara itu, Ketua Bidang Ekraf dan Digital HIPPI Joshua P.M. Simanjuntak memaparkan kerangka kolaborasi 3C (Competency, Connectivity, Commercialization) sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dari hulu hingga hilir.

Baca Juga : Kemenparekraf Gandeng FPTI Terapkan SKKNI Pemanduan Panjat Tebing

“Banyak usaha anggota kami berbasis kekayaan intelektual yang perlu diberi nilai tambah agar terkonversi menjadi nilai ekonomi,” ujarnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal sinergi kedua pihak untuk memperkuat kompetensi pelaku usaha kreatif, memperluas jejaring, serta mempercepat komersialisasi produk kreatif nasional.

Pemerintah berharap kolaborasi ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif terintegrasi sekaligus membuka lapangan kerja berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

JAFF Market 2026 Didorong Jadi Hub Monetisasi IP Film dan Bisnis Kreatif

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) mendorong JAFF Market 2026 menjadi hub…

18 jam ago

MG Catat 1.088 SPK di GIIAS 2026, MGS5 EV Jadi Model Terlaris

TrenBisnis.co, JAKARTA — MG Motor Indonesia membukukan capaian positif selama ajang GAIKINDO Indonesia International Auto…

2 hari ago

Holding UMKM Dorong Lada Putih Muntok Naik Kelas ke Pasar Global

TrenBisnis.co, BANGKA TENGAH — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penguatan komoditas lada…

2 hari ago

The Alana Sentul dan Embassy Tulip Chocolate Eksplorasi Seni Mengolah Cokelat

TrenBisnis.co, Sentul City — Cokelat tidak lagi sekadar menjadi bahan pelengkap dalam sajian pastry. Dengan…

3 hari ago

Santika Indonesia Rayakan 45 Tahun dengan Promo Menginap Diskon hingga 45 Persen

TrenBisnis.co, JAKARTA — Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan…

3 hari ago

Prudential Angkat Makna Janji Keluarga Lewat Kampanye “Janji, jadi nyata”

TrenBisnis.co, JAKARTA — Bagi banyak keluarga, rencana masa depan kerap berawal dari sebuah janji sederhana.…

3 hari ago