TrenBisnis.co, JAKARTA — Penjualan mobil nasional menunjukkan tren positif sepanjang lima bulan pertama 2026. Data terbaru menunjukkan penjualan kendaraan roda empat secara wholesales mencapai 359.015 unit pada periode Januari–Mei 2026.
Di tengah pertumbuhan pasar tersebut, PT Astra International Tbk membukukan penjualan wholesales sebanyak 182.136 unit, atau setara dengan 51 persen pangsa pasar nasional.
Berdasarkan data yang diolah dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan mobil nasional pada Mei 2026 mencapai 69.219 unit, naik dibandingkan April yang tercatat 60.779 unit. Secara kumulatif, pasar otomotif nasional telah mencatat pertumbuhan yang solid sepanjang awal tahun.
Kontributor terbesar penjualan Astra masih berasal dari merek Toyota dan Lexus yang membukukan wholesales sebanyak 111.560 unit hingga Mei 2026. Selanjutnya disusul Daihatsu dengan 59.420 unit, Isuzu 10.820 unit, dan UD Trucks 336 unit.
Pada segmen kendaraan ramah lingkungan berbiaya rendah atau Low Cost Green Car (LCGC), Astra mencatat penjualan sebanyak 35.211 unit dengan pangsa pasar mencapai 76 persen dari total pasar LCGC nasional yang mencapai 46.055 unit.
Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, mengatakan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia masih terus berkembang seiring pertumbuhan pasar otomotif nasional.
Seiring dengan pertumbuhan penjualan kendaraan nasional pada lima bulan pertama tahun 2026, Astra melihat bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia tetap beragam dan terus berkembang.
“Di tengah berbagai dinamika yang ada, Astra senantiasa berupaya menghadirkan pilihan produk dan layanan yang relevan bagi pelanggan melalui berbagai merek, segmen kendaraan, serta teknologi yang tersedia,” ujar Windy dalam keterangan resmi Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, Astra akan terus berfokus pada kebutuhan pelanggan melalui penguatan layanan di seluruh ekosistem otomotif, mulai dari jaringan dealer, pembiayaan, layanan purnajual hingga solusi mobilitas terintegrasi.
Dari sisi persaingan pasar, kelompok merek non-Astra membukukan total penjualan 176.879 unit selama Januari–Mei 2026. Merek asal China dan pemain kendaraan elektrifikasi menunjukkan kinerja menonjol, terutama BYD dan Denza yang mencatat penjualan gabungan 20.352 unit pada Mei dan mencapai 46.438 unit secara kumulatif sepanjang tahun berjalan.
Sementara itu, Mitsubishi Motors membukukan penjualan 41.904 unit, Honda 18.271 unit, Suzuki 30.262 unit, Hyundai 7.816 unit, Wuling 6.534 unit, dan Chery 5.302 unit hingga Mei 2026.
Pencapaian tersebut menunjukkan pasar otomotif Indonesia masih memiliki daya tahan yang cukup baik di tengah berbagai tantangan ekonomi global.
Kenaikan penjualan pada Mei juga menjadi sinyal bahwa permintaan kendaraan tetap terjaga, didukung kebutuhan mobilitas masyarakat serta peluncuran berbagai model baru dari produsen otomotif.
Data Penjualan Mobil Nasional Januari–Mei 2026 (Wholesales)
Keterangan Unit
Total pasar nasional 359.015
Penjualan Astra 136
Pangsa pasar Astra 51%
Total pasar LCGC 46.055
Penjualan LCGC Astra 35.211
Pangsa pasar LCGC Astra 76%
Meski pangsa pasar Astra masih dominan di atas 50%, pertumbuhan agresif merek China khususnya BYD-Denza menjadi salah satu fenomena paling menarik di pasar otomotif Indonesia sepanjang 2026, terutama di segmen kendaraan elektrifikasi.
Editor : Huda
TrenBisnis.co, JAKARTA — Industri plastik dan kemasan nasional menghadapi tekanan biaya produksi yang semakin besar…
TrenBisnis.co, CIBUBUR — Tren staycation yang dipadukan dengan pengalaman hiburan mendorong pelaku industri perhotelan menghadirkan…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis poin…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh dukungan dari seluruh fraksi…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Ascott Indonesia mencatatkan antusiasme tinggi dalam penyelenggaraan ASR Festival 2026 yang berlangsung…
TrenBisnis.co, SURABAYA — Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 mencatatkan kinerja positif dengan membukukan…