Ekonomi Bisnis

Ketidakpastian Global Tahan Relokasi Kantor, Akses Transportasi Menentukan Pilihan Penyewa

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pasar perkantoran Jakarta masih berada dalam fase tenant market pada kuartal II/2026. Meski permintaan mulai membaik dibandingkan tahun lalu, tingkat ruang kosong yang masih tinggi membuat pemilik gedung terus mengandalkan berbagai insentif untuk menarik penyewa.

Berdasarkan riset Colliers, total pasok ruang perkantoran di Jakarta mencapai sekitar 11 juta meter persegi, dengan sekitar 65% berada di kawasan pusat bisnis (CBD). Saat ini terdapat sekitar 3 juta meter persegi ruang kosong, sementara pasok baru diperkirakan tetap terbatas karena pengembang masih menahan pembangunan proyek baru.

Head of Office Services Colliers Indonesia, Bagus Adikusumo, mengatakan ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global masih menjadi faktor utama yang membuat banyak perusahaan menunda relokasi maupun ekspansi kantor.

“Banyak perusahaan saat ini memilih status quo. Mereka belum berani melakukan relokasi karena masih melihat perkembangan kondisi ekonomi dan geopolitik. Sebagian besar memilih memperpanjang masa sewa atau tetap bertahan di lokasi yang ada,” ujar Bagus saat Colliers Media Briefing, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, permintaan ruang perkantoran pada 2026 memang meningkat dibandingkan 2025. Namun, kenaikan tersebut belum cukup kuat untuk mendorong penyerapan ruang secara signifikan karena perusahaan masih fokus menjalankan strategi efisiensi.

Di tengah kondisi tersebut, preferensi penyewa juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya tarif sewa menjadi pertimbangan utama, kini kualitas gedung, efisiensi operasional, serta akses terhadap transportasi publik menjadi faktor yang lebih menentukan.

“Sekarang bukan hanya soal harga sewa. Perusahaan sangat mempertimbangkan akses menuju MRT maupun Commuter Line karena itu berkaitan langsung dengan kenyamanan dan efisiensi mobilitas karyawan,” kata Bagus.

Dia menambahkan gedung yang berada di sekitar jaringan transportasi massal memiliki daya tarik lebih tinggi karena mampu mempersingkat waktu tempuh pekerja sekaligus mendukung produktivitas perusahaan.

Riset Colliers juga menunjukkan ruang kosong di kawasan CBD mencapai sekitar 1,76 juta meter persegi, dengan sebagian besar berada di koridor Sudirman. Di luar CBD, ruang kosong mencapai sekitar 1,23 juta meter persegi dan terkonsentrasi di Jakarta Selatan.

Tingginya tingkat kekosongan membuat pemilik gedung masih menawarkan berbagai insentif, mulai dari fleksibilitas masa sewa, dukungan biaya fit-out, hingga penyediaan kantor siap pakai (fitted out office) agar proses relokasi dapat dilakukan lebih cepat.

Menanggapi tren sejumlah pengelola gedung yang mengubah area parkir menjadi lapangan futsal atau fungsi komersial lain, Bagus menilai langkah tersebut dapat menjadi alternatif untuk mengoptimalkan aset, tetapi bukan solusi utama bagi pasar perkantoran.

“Kalau memang area parkir berlebih dan ada kebutuhan dari lingkungan sekitar, itu bisa menjadi salah satu opsi. Namun, fokus utama tetap meningkatkan tingkat hunian gedung. Yang dicari penyewa saat ini adalah fleksibilitas, kualitas gedung, dan lokasi yang mudah diakses,” ujarnya.

Colliers memperkirakan pasar perkantoran Jakarta masih akan didominasi penyewa dalam jangka pendek. Karena itu, pemilik gedung diperkirakan tetap mengedepankan strategi fleksibilitas dan peningkatan kualitas bangunan, sementara gedung premium di lokasi strategis berpotensi menjadi segmen yang lebih cepat pulih dibandingkan kelas lainnya.

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Sabun Krim EKONOMI Berangkatkan 11 Pemenang Umrah

TrenBisnis.co, Jakarta - Mimpi beribadah ke Tanah Suci menjadi kenyataan bagi 11 orang pemenang program…

8 jam ago

Hari Dokter Nasional, Halodoc Apresiasi Dokter dengan Rekor 100 Ribu Konsultasi

TrenBisnis.co, JAKARTA – Halodoc mengapresiasi mitra dokter yang telah melayani lebih dari 100.000 konsultasi melalui…

8 jam ago

Paviliun Raden Saleh Hadirkan Menu Nostalgia Lewat Program A Taste of Home

TrenBisnis.co, JAKARTA — Rasa masakan rumahan menjadi inspirasi Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, dalam menghadirkan…

12 jam ago

PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pameran kendaraan listrik PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 akan menghadirkan lebih…

12 jam ago

Wealth Wisdom 2026: Permata Bank Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 5,2 –5,3 Persen

TrenBisnis.co, JAKARTA — Permata Bank memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2 –5,3 persen pada 2026–2027 di…

12 jam ago

ARTOTEL Harmoni Jakarta Perbarui Konsep Hotel, Padukan Seni Kontemporer dan Budaya Tionghoa

TrenBisnis.co, JAKARTA — ARTOTEL Harmoni Jakarta memperkuat posisinya di pasar perhotelan ibu kota melalui peremajaan…

1 hari ago