Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Ekonomi Bisnis

IKA Unpad Dorong Percepatan Ekonomi Hijau Lewat Forum Lintas Sektor

×

IKA Unpad Dorong Percepatan Ekonomi Hijau Lewat Forum Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TrenBisnis.co, JAKARTA — Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) mendorong percepatan transisi menuju ekonomi hijau melalui penyelenggaraan Forum Ekonomi Hijau (FEH) yang mempertemukan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan pakar lingkungan di Gedung Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Ketua Umum IKA Unpad, Ferry Juliantono, mengatakan Indonesia perlu mempercepat transformasi pembangunan menuju model ekonomi yang lebih rendah karbon dan berkelanjutan agar mampu menjaga daya saing di tengah perubahan lanskap ekonomi global.

“Dunia sedang bergerak sangat cepat menuju ekonomi hijau dan transisi energi. Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus mampu mempercepat transformasi pembangunan agar memiliki daya saing yang kuat di masa depan,” ujarnya dalam forum tersebut.

Menurut Ferry, Forum Ekonomi Hijau tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga wadah untuk membangun kolaborasi nyata antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan masyarakat sipil dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Ketua Umum IKA Unpad, Ferry Juliantono (istimewa)

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, menilai ekonomi hijau telah menjadi kebutuhan strategis nasional seiring besarnya tantangan perubahan iklim dan kebutuhan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan sumber daya alam yang dapat menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan apabila dikelola secara optimal.

“Kita membutuhkan sinergi yang kuat agar transisi menuju ekonomi hijau tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga inklusif dan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, lapangan kerja baru, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Jumhur.

Sementara itu, Dewan Pakar BA Center sekaligus alumni FMIPA Unpad, Laode M. Kamaluddin, menilai model pembangunan yang bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam mulai menghadapi berbagai keterbatasan.

Karena itu, transisi menuju ekonomi hijau perlu dipercepat agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.

Menurut Laode, Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi hijau di kawasan apabila mampu memanfaatkan momentum global yang sedang berkembang.

Senada, Kepala Center for Environment and Sustainability Science (CESS) Unpad, Susanti Withaningsih, menyoroti meningkatnya tekanan terhadap lingkungan hidup, mulai dari bencana hidrometeorologi hingga ancaman terhadap ketahanan pangan dan air.

Dia menilai ekonomi hijau merupakan transformasi paradigma pembangunan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks.

Forum tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Komisaris Utama PLN sekaligus Ketua Dewan Pakar IKA Unpad Burhanuddin Abdullah serta Direktur Utama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Joko Tri Haryanto.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Forum Ekonomi Hijau juga menghasilkan deklarasi bersama lintas pemangku kepentingan yang berisi komitmen untuk memperkuat sinergi dalam mendorong kebijakan, inovasi, dan aksi nyata menuju pembangunan berkelanjutan.

IKA Unpad berharap forum tersebut dapat melahirkan berbagai rekomendasi strategis guna mempercepat transisi Indonesia menuju ekonomi yang lebih rendah karbon, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan kompetisi global.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *