TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kopi yang terdampak bencana di Sumatera melalui Indonesia Coffee Expo (ICX) Medan 2026.
Sebanyak tujuh pelaku UMKM kopi difasilitasi untuk mengikuti pameran yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Tiara Convention Center, Medan.
Melalui ajang tersebut, para pelaku usaha diharapkan dapat memperluas jaringan bisnis, memperoleh calon pembeli baru, serta meningkatkan daya saing produk.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengatakan pemulihan UMKM tidak cukup hanya dilakukan pada tahap tanggap darurat, tetapi juga harus diikuti upaya berkelanjutan untuk menghidupkan kembali aktivitas usaha.

“Kehadiran Kementerian UMKM pada Indonesia Coffee Expo 2026 merupakan bagian dari implementasi Program UMKM Bangkit yang diarahkan untuk mempercepat pemulihan akses pasar bagi pelaku sektor kopi yang terdampak bencana di wilayah Sumatera pada 2025,” ujar Bagus dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, fasilitasi tersebut diharapkan mampu menghubungkan kembali para pelaku usaha dengan pasar, memperluas jejaring kemitraan, serta meningkatkan daya saing produk kopi lokal.
Bagus menilai industri kopi memiliki peran strategis karena menciptakan nilai tambah di sepanjang rantai pasok, mulai dari budidaya, pengolahan, hingga sektor hilir seperti roastery dan kedai kopi. Oleh sebab itu, penguatan sektor kopi dinilai akan memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian daerah.
“Melalui ICX, kami berharap semakin banyak pelaku usaha kopi yang mampu memperluas jaringan usaha, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas sehingga dapat segera bangkit dan tumbuh lebih kuat,” katanya.
ICX Medan 2026 diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) dengan dukungan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Pameran tersebut diikuti 54 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, petani kopi, roastery, coffee shop, hingga penyedia mesin dan peralatan kopi.
Mengusung tema Brewing Business, Shaping Lifestyle, and Coffee Excellence, ICX Medan 2026 juga menghadirkan berbagai program seperti Local Farmer Access Program, Coffee Cupping, sesi edukasi industri, serta Indonesia Brewers Cup (IBRC) Regional 3.
Dalam pameran tersebut, Kementerian UMKM turut menghadirkan Warung Difabel Sharaswaty yang memberdayakan penyandang disabilitas sebagai barista. Inisiatif itu menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem UMKM yang lebih inklusif.
Kementerian UMKM berharap kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dunia usaha, dan pelaku industri kopi dapat memperkuat ekosistem kopi nasional sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM, khususnya pelaku usaha yang tengah memulihkan bisnisnya setelah terdampak bencana.
Editor : Huda

















