TrenBisnis.co, Tegal — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memastikan lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan pada hari pertama masuk sekolah semester genap tahun ajaran 2025/2026.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan, rasa aman menjadi prasyarat utama agar siswa dapat belajar dengan tenang dan bahagia. Hal tersebut disampaikan saat meninjau pelaksanaan hari pertama sekolah di SMP Al Irsyad, Kota Tegal, Jawa Tengah.
“Kami ingin sekolah menjadi tempat yang benar-benar aman, nyaman, dan menggembirakan. Tidak boleh ada perundungan, kekerasan verbal, ejekan, apalagi kekerasan fisik. Semua bentuk kekerasan harus dicegah sejak dini,” ujar Fajar, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa sehingga seluruh warga sekolah—mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik—memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan inklusif.
“Kalau di rumah anak-anak merasa aman dan bahagia, maka di sekolah pun harus demikian. Lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan akan membantu siswa berkembang secara optimal,” tambahnya.
Baca Juga : Upaya Inspirasi School Tingkatkan Kualitas Pendidikan untuk Generasi Emas 2045
Fajar juga menekankan peran strategis guru dalam mendampingi siswa sebagai generasi penerus bangsa. Ia mengajak para pendidik untuk terus membimbing siswa dengan penuh kesabaran dan keteladanan.
“Anak-anak ini calon pemimpin bangsa di masa depan. Mohon diterima dan dibimbing dengan baik. Gantungkan cita-cita setinggi langit dan bersiaplah menjadi pemimpin,” tuturnya.
Hari pertama masuk sekolah disambut antusias oleh para siswa SMP Al Irsyad Kota Tegal. Keisha, siswi kelas IX D, mengaku bersemangat karena mendapat kepercayaan sebagai pembaca doa dalam upacara bendera.
“Deg-degan tapi senang. Aku sudah lama latihan, jadi semoga upacaranya berjalan lancar,” kata Keisha.
Baca Juga : Dari Pendanaan Pendidikan, Kini Cicil Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pendanaan Produktif
Sementara itu, Azifa, siswi kelas IX D, menjadikan awal semester sebagai momentum memperbaiki capaian akademik. “Di semester baru ini aku ingin nilai lebih baik dan belajar lebih giat,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Muhammad Fairuz, siswa kelas IX A, yang mengaku termotivasi untuk mempersiapkan diri masuk SMA unggulan. Dukungan guru dan lingkungan sekolah yang positif mendorongnya aktif mengikuti berbagai kompetisi, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN).
“Persiapan harus dari sekarang, baik akademik maupun mental. Kalau ada waktu kosong, saya gunakan untuk belajar,” kata Fairuz.
Peran Guru Bangkitkan Motivasi
Guru Tahfidz dan Bahasa Arab SMP Al Irsyad Kota Tegal, Hilmi Yahya, mengatakan sekolah telah menyiapkan berbagai langkah untuk membangkitkan semangat siswa di hari pertama masuk sekolah. Salah satunya melalui pemberian motivasi berkelanjutan lewat grup komunikasi sekolah.
Selain itu, kegiatan hari pertama tidak langsung diisi dengan pembelajaran formal, melainkan aktivitas yang bersifat penyegaran. “Ini momen untuk menata ulang niat belajar. Harapannya, ilmu yang diperoleh bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Huda
Dok : Birkom Kemendikdasmen
TrenBisnis.co, JAKARTA — Seminar branding tahunan WOW Brand 2026 kembali digelar dengan mengangkat isu utama…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Sejumlah brand elektronik mencatat pertumbuhan penjualan signifikan hingga 200% selama kampanye Tokopedia…
TrenBisnis.co, JAKARTA — ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan program kuliner akhir pekan bertajuk “Asian Delight!”, sebuah…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Perusahaan farmasi global Novo Nordisk menjalin kemitraan strategis dengan OpenAI untuk mempercepat…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Data laporan Flash Report April 2026 Rumah123 pasar properti sekunder Indonesia menunjukkan…
TrenBisnis.co, YOGYAKARTA — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengapresiasi transformasi Kampung Mrican…