Harga Plastik Naik Efek Konflik Global, Pemerintah Siapkan Strategi Selamatkan UMKM

TrenBisnis.co, JAKARTA — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan pemerintah tengah menyiapkan strategi komprehensif untuk meredam dampak lonjakan harga plastik terhadap pelaku UMKM, khususnya sektor makanan dan minuman.

Kenaikan harga tersebut dipicu gangguan rantai pasok global akibat konflik geopolitik di kawasan Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama distribusi bahan baku plastik.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman (istimewa)

Maman mengungkapkan, sekitar 55% kebutuhan bahan baku plastik nasional masih bergantung pada impor, dengan 70% distribusinya melalui jalur tersebut. Kondisi ini berdampak langsung terhadap pasokan nafta, bahan utama produksi plastik.

“Gangguan distribusi nafta dari Timur Tengah menyebabkan kenaikan harga plastik secara signifikan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga : Kementerian UMKM dan Kemendag Berkomitmen Perkuat Pelindungan UMKM

Data Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia menunjukkan kelangkaan bahan baku telah menekan kapasitas produksi industri plastik, bahkan menghentikan sejumlah lini produksi.

Dampaknya, pelaku UMKM mengalami penurunan omzet hingga 50%. Padahal, sektor makanan dan minuman masih sangat bergantung pada kemasan plastik, yang menguasai 67,61% pangsa industri kemasan nasional pada 2025.

Sebagai respons, pemerintah menyiapkan langkah jangka pendek dengan membuka alternatif pasokan bahan baku dari kawasan yang relatif stabil seperti Afrika, India, dan Amerika.

Sementara itu, strategi jangka panjang difokuskan pada penguatan ketahanan industri melalui diversifikasi sumber bahan baku serta pengembangan material alternatif.

Pemerintah juga mendorong pemanfaatan bahan baku domestik seperti rumput laut, bambu, dan singkong untuk produksi bioplastik sebagai substitusi nafta.

Baca Juga : Kementerian Ekraf Dorong Sinergi Inovasi Yayasan Kartika Eka Paksi demi Perkuat Ekonomi Nasional

“Ini menjadi momentum untuk membangun industri hijau berbasis potensi lokal,” kata Maman.

Menurutnya, penggunaan bahan alternatif saat ini masih terkendala biaya produksi yang tinggi akibat keterbatasan pasar. Namun, peningkatan permintaan diyakini dapat menekan biaya dan meningkatkan efisiensi produksi.

Sejumlah pelaku UMKM bahkan telah memproduksi plastik berbasis rumput laut dan berhasil menembus pasar ekspor. Pemerintah berkomitmen memperkuat dukungan agar skala produksi meningkat.

Selain itu, Kementerian UMKM tengah mengkaji kebijakan pendukung seperti subsidi bioplastik, penguatan rumah kemasan bersama, hingga pelatihan dan pendampingan pelaku usaha.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan meningkatkan praktik daur ulang guna menjaga keberlanjutan lingkungan serta mengurangi ketergantungan impor. (*)

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Pasar Industri Greater Jakarta Bertahan di Tengah Iklim Investasi yang Lebih Selektif

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pasar properti industri di Greater Jakarta masih menunjukkan ketahanan pada kuartal II/2026…

35 menit ago

TikTok Shop Perkuat Ekosistem Fesyen Lokal di IFW 2026

TrenBisnis.co, JAKARTA — TikTok Shop by Tokopedia memanfaatkan ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 untuk…

8 jam ago

Palmeera Lounge Ubah Pengalaman Transit dengan Sentuhan Hospitality

TrenBisnis.co, TANGERANG — Pertumbuhan jumlah jamaah umrah asal Indonesia mendorong perubahan strategi pelaku industri pendukung…

1 hari ago

MG Perluas Jaringan Purna Jual, Siapkan Satellite Workshop di Sejumlah Kota

TrenBisnis.co, JAKARTA — MG Motor Indonesia memperkuat strategi layanan purna jual dengan memperluas jaringan servis…

1 hari ago

Yamaha Fazzio Sunset Blue x Alkateri, Motor Bergaya Kalcer Bidik Gaya Hidup Gen Z

TrenBisnis.co, JAKARTA – Yamaha kembali menghadirkan pendekatan berbeda di segmen skutik bergaya retro-modern lewat peluncuran…

2 hari ago

Investasi Properti Asia Pasifik Semester I/2026 Capai US$105 Miliar, Tertinggi Sejak 2022

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pasar investasi properti komersial di kawasan Asia Pasifik menunjukkan pemulihan yang semakin…

2 hari ago