TrenBisnis.co, Jakarta — Platform marketplace properti Rumah123 mencatat lebih dari 70 juta masyarakat Indonesia telah menggunakan layanannya untuk mencari hunian sejak berdiri pada 2007. Capaian ini menandai perjalanan 19 tahun perusahaan dalam mendorong transformasi digital di sektor properti nasional.
Memasuki usia ke-19, Rumah123 menegaskan posisinya sebagai salah satu ekosistem properti digital terbesar di Indonesia dengan lebih dari 2 juta listing, dukungan lebih dari 22.000 agen aktif, serta lebih dari 600 proyek developer di berbagai wilayah.
CEO Rumah123 Wasudewan mengatakan, perusahaan telah berevolusi dari sekadar portal iklan menjadi platform terintegrasi yang menghubungkan konsumen, agen, pengembang, hingga institusi keuangan.
Baca Juga : Data Rumah123: Pencarian Hunian Meledak Usai Lebaran, Tangerang Teratas
“Komitmen kami adalah menghadirkan pengalaman pencarian properti yang transparan sekaligus memberdayakan pelaku industri melalui teknologi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (16/3/2026).
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Rumah123 mencatat lebih dari 20 juta kunjungan pengguna, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap pencarian hunian berbasis digital.
Dari sisi demografi, pencari properti didominasi generasi muda. Kelompok usia 25–34 tahun mencatat porsi 25,7%, disusul usia 18–24 tahun sebesar 21,6%. Tren ini menunjukkan meningkatnya minat kepemilikan properti sejak usia produktif awal.
Secara geografis, permintaan tertinggi berasal dari kawasan penyangga ibu kota, dengan Tangerang memimpin sebesar 14,5%, diikuti Jakarta Selatan 11,7% dan Jakarta Barat 10%.
Baca Juga : Synthesis Development Resmikan Aksara Clubhouse sebagai Fasilitas Baru
Adapun rumah tapak masih menjadi pilihan utama dengan porsi pencarian mencapai 59,8%, jauh di atas apartemen 12,3% dan ruko 8,6%. Dari sisi harga, properti di bawah Rp400 juta menjadi yang paling banyak dicari.
Untuk memperkuat transparansi pasar, Rumah123 menghadirkan fitur Peta Harga Properti yang memungkinkan pengguna membandingkan harga antarwilayah secara interaktif. Inovasi ini ditujukan untuk membantu konsumen dalam mengambil keputusan pembelian maupun investasi.
Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan solusi bagi agen melalui fitur booster listing dengan skema pembayaran pay later guna meningkatkan fleksibilitas pemasaran.
Rumah123 juga memperluas jangkauan pasar dengan menyediakan informasi harga dalam berbagai mata uang asing, termasuk dolar AS, euro, hingga dolar Singapura, guna menarik investor internasional.
Sebagai bagian dari 99 Group, Rumah123 terus memperkuat investasi teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan platform.
CEO 99 Group, Darius Cheung, menyebutkan bahwa teknologi berbasis data dan AI akan menjadi kunci dalam transformasi industri properti ke depan.
“AI akan mengubah cara masyarakat mencari dan mengambil keputusan pembelian properti menjadi lebih personal, transparan, dan efisien,” ujarnya.
Untuk memperkuat interaksi offline, Rumah123 juga menggelar rangkaian pameran properti serta agenda tahunan seperti Harpropnas Fest dan penghargaan bagi pelaku industri.
Memasuki dua dekade operasional, Rumah123 menargetkan penguatan ekosistem digital properti yang terintegrasi sekaligus memperluas akses kepemilikan hunian bagi masyarakat. (*)
Editor : Huda
TrenBisnis.co, JAKARTA — ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan program kuliner akhir pekan bertajuk “Asian Delight!”, sebuah…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Perusahaan farmasi global Novo Nordisk menjalin kemitraan strategis dengan OpenAI untuk mempercepat…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Data laporan Flash Report April 2026 Rumah123 pasar properti sekunder Indonesia menunjukkan…
TrenBisnis.co, YOGYAKARTA — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengapresiasi transformasi Kampung Mrican…
TrenBisnis.co. JAKARTA — EJ Sport, produk sports nutrition dari Kalbe Consumer Health, memperkuat perannya dalam…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki peluang kolaborasi strategis dengan Asosiasi…