TRAVELUMKM

Wisata Berbasis UMKM di Magelang Dorong Ekonomi Kreatif Lokal

TrenBisnis.co, Magelang — Kabupaten Magelang terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata berbasis UMKM. Selain mengandalkan Candi Borobudur sebagai magnet utama, berbagai destinasi wisata lokal yang dikelola masyarakat kini berkembang menjadi penggerak ekonomi kreatif dan pemberdayaan usaha kecil.

Desa Wisata Candirejo menjadi salah satu contoh sukses pengembangan wisata berbasis komunitas. Wisatawan dapat menikmati paket wisata budaya, bersepeda keliling desa, hingga mengikuti aktivitas UMKM seperti pembuatan kerajinan bambu, batik tulis, serta kuliner tradisional yang dikelola langsung oleh warga. Konsep wisata partisipatif ini mendorong perputaran ekonomi langsung di tingkat desa.

Seni gerabah khas Magelang turut menjadi daya tarik wisata berbasis UMKM (ist)

Di sektor ekonomi kreatif, seni gerabah khas Magelang turut menjadi daya tarik wisata berbasis UMKM. Sentra gerabah di sejumlah desa sekitar Borobudur menghadirkan produk berbahan tanah liat seperti peralatan rumah tangga, hiasan interior, hingga suvenir bernilai seni tinggi.

Baca Juga : Angkat Kuliner Lokal, Menoreh Food Festival 2025 Bagikan 200 Tumpeng

Wisatawan tidak hanya berbelanja, tetapi juga dapat mengikuti proses pembuatan gerabah secara langsung, mulai dari pembentukan, pembakaran, hingga pewarnaan, menjadikan aktivitas ini sebagai wisata edukasi yang diminati.

Sementara itu, Kampung Seni Borobudur berkembang sebagai pusat UMKM kreatif yang menampung pengrajin patung batu, ukiran kayu, serta produk seni dan suvenir tematik Borobudur. Keberadaan kampung seni ini memperkuat rantai nilai pariwisata dengan menjadikan karya lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Dari sisi wisata alam, Punthuk Setumbu menjadi destinasi favorit pencinta panorama matahari terbit dengan latar Candi Borobudur dan perbukitan Menoreh. Destinasi ini dikelola masyarakat setempat yang juga mengembangkan UMKM pendukung, seperti warung kopi, kuliner tradisional, jasa pemandu lokal, hingga penjualan cendera mata.

Baca Juga: Menteri UMKM Lepas Ekspor Furnitur Rotan Sukoharjo ke Spanyol

Pengalaman wisata UMKM di Magelang semakin lengkap dengan kehadiran Trip VW Safari. Layanan wisata menggunakan mobil VW klasik ini dikelola pelaku UMKM lokal untuk menjelajah desa wisata, persawahan, dan kawasan perbukitan di sekitar Borobudur.

Trip VW Safari bernuansa retro di Magelang (ist)

Selain menawarkan pengalaman unik bernuansa retro, Trip VW Safari menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Selain itu, Desa Wisata Karangrejo dan jaringan Balkondes (Balai Ekonomi Desa) turut berperan sebagai pusat promosi UMKM, homestay, dan aktivitas ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan konsep pariwisata berkelanjutan.

Secara keseluruhan, pengembangan wisata berbasis UMKM di Magelang memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja, hingga pelestarian budaya dan seni tradisional seperti gerabah.

Dengan sinergi antara pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan sektor swasta, Magelang berpeluang menjadi model pengembangan pariwisata inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (hd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *