Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Kesehatan

Universitas Udayana dan InJourney Hospitality Perkuat SDM Kesehatan di KEK Sanur

×

Universitas Udayana dan InJourney Hospitality Perkuat SDM Kesehatan di KEK Sanur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TrenBisnis.co, BALI – PT Hotel Indonesia Natour atau InJourney Hospitality bersama Universitas Udayana resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kolaborasi Alih Pengetahuan Ilmu Kesehatan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut melibatkan sejumlah fasilitas kesehatan internasional di kawasan “The Sanur”, yakni PT Pertamedika Bali Hospital (Bali International Hospital), PT Bluecross Medika Internasional (The Solitaire Clinic), serta PT Asoka Bunga Khatulistiwa (Alster Lake Clinic).

MoU ditandatangani oleh Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat, Direktur Utama PT Pertamedika Bali Hospital Yeo Sheng Ming Noel, Medical Operations Director PT Bluecross Medika Internasional Dr. Mery, dan Direktur PT Asoka Bunga Khatulistiwa Tiffany Cleara Marsing.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan ilmu kesehatan di KEK Sanur sekaligus memperkuat ekosistem kesehatan nasional berbasis transfer knowledge dan peningkatan kompetensi tenaga medis Indonesia.

Selain penandatanganan MoU, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama antara Universitas Udayana dan InJourney Hospitality selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Sanur. Komitmen tersebut juga melibatkan dokter asing dari Bali International Hospital, The Solitaire Clinic, dan Alster Lake Clinic.

Kerja sama ini mencakup berbagai program pengembangan kapasitas SDM kesehatan seperti pelatihan klinis, mentoring, joint case discussion, focus group discussion, joint research and development, seminar, workshop, hingga program magang dan praktik kerja lapangan bagi mahasiswa Universitas Udayana.

Rektor Universitas Udayana Prof. I Ketut Sudarsana mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan SDM kesehatan yang adaptif dan profesional.

“Kami berharap kerja sama ini membuka peluang kolaborasi akademik dan profesional yang lebih luas, baik dalam penelitian bersama, pengembangan kapasitas, maupun pembelajaran berbasis praktik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat menegaskan KEK Sanur tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan fisik, tetapi juga sebagai platform strategis untuk membangun ekosistem kesehatan berstandar internasional.

“Transfer knowledge, peningkatan kompetensi, dan kolaborasi riset menjadi fondasi utama dalam menciptakan talenta kesehatan unggul dan mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional ke standar global,” kata Christine.

Ia menambahkan, sinergi antara industri, akademisi, dan praktisi kesehatan dunia diharapkan mampu menjadikan KEK Sanur sebagai pusat inovasi kesehatan dan knowledge exchange di Indonesia.

Direktur Utama PT Pertamedika Bali Hospital Yeo Sheng Ming Noel menyebut Bali International Hospital hadir tidak hanya sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga pusat pembelajaran dan transfer knowledge yang menjembatani praktik klinis global dengan pengembangan ilmu kesehatan di Indonesia.

Senada, Direktur PT Bluecross Medika Internasional Rudy Surjanto mengatakan kolaborasi tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak talenta kesehatan berdaya saing global sekaligus memperkuat posisi KEK Sanur sebagai destinasi layanan kesehatan dan wellness kelas dunia.

Sementara itu, Direktur PT Asoka Bunga Khatulistiwa Tiffany Cleara Marsing menilai kerja sama ini menjadi langkah positif untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan melalui pertukaran wawasan, pengembangan kapasitas, dan peningkatan standar profesional di bidang kesehatan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke sejumlah fasilitas di KEK Sanur, seperti Alster Lake Clinic, The Solitaire Clinic, Bali International Hospital, Ethnobotanical Garden, serta infrastruktur pendukung dan pengelolaan limbah kawasan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi penguatan Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan dan wellness berkelas dunia melalui pengembangan SDM kesehatan unggul dan berdaya saing global.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *