FINANSIAL

Tips Kelola THR untuk Dana Pendidikan Anak, Ini Saran Allianz Indonesia

TrenBisnis.co, Jakarta — Menjelang Idulfitri 2026, karyawan umumnya menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan bonus tahunan dalam waktu berdekatan. Momentum ini dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperkuat perencanaan keuangan keluarga, salah satunya dengan menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini.

Dalam diskusi Ruang Diskusi NgobrAZ (Ngobrol Bareng Allianz), Certified Financial Planner Annisa Steviani menilai banyak orang tua baru mulai memikirkan dana pendidikan ketika anak memasuki usia sekolah. Padahal, perencanaan idealnya dimulai sejak anak lahir atau bahkan sejak dalam kandungan. “Semakin cepat dimulai, semakin ringan langkahnya,” ujarnya.

Baca Juga : Data Allianz: Pergeseran Risiko Banjir Ancam Aset Masyarakat

Annisa menjelaskan biaya pendidikan terus meningkat dari tahun ke tahun. Rata-rata kenaikan biaya kuliah mencapai sekitar 6,03% per tahun, sedangkan kenaikan gaji tahunan rata-rata berkisar 3%. Tanpa perencanaan yang matang, kondisi ini berpotensi membuat orang tua harus mengorbankan kebutuhan lain atau bahkan berutang ketika anak memasuki usia perguruan tinggi.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat memanfaatkan THR dan bonus tahunan untuk membuka atau menambah alokasi dana pendidikan anak serta mengevaluasi kembali proyeksi kebutuhan biaya sekolah.

Beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan antara lain melakukan survei sekolah untuk mengetahui kisaran biaya dari jenjang TK hingga perguruan tinggi, menyiapkan rencana alternatif jika anak tidak diterima di sekolah pilihan, serta membuat perencanaan terstruktur dengan proyeksi kenaikan biaya pendidikan.

Selain itu, orang tua juga disarankan mempertimbangkan jarak kelahiran anak agar kebutuhan biaya pendidikan tidak bertumpuk pada periode yang sama. Ia menekankan pentingnya mitigasi risiko dalam perencanaan pendidikan anak.

Menurutnya, perencanaan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan tabungan atau investasi, tetapi juga perlindungan terhadap risiko yang dapat mengganggu stabilitas keuangan keluarga.

Head of Corporate Communications Allianz Indonesia Wahyuni Murtiani mengatakan perencanaan pendidikan anak perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk dari sisi perlindungan finansial.

Baca Juga : Menteri UMKM Tekankan Asuransi sebagai Instrumen Penting Keberlanjutan Usaha

“Momentum menjelang Idulfitri sering kali menjadi waktu refleksi dan penataan ulang keuangan keluarga. THR dan bonus tahunan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat dana pendidikan anak sekaligus melengkapinya dengan perlindungan asuransi,” ujarnya.

Menurutnya, risiko kesehatan maupun kehilangan pencari nafkah utama dapat memengaruhi kesinambungan pendidikan anak. Karena itu, perlindungan finansial menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas rencana masa depan keluarga.

Sebagai alternatif perencanaan pendidikan, Allianz Syariah menghadirkan produk asuransi jiwa syariah AlliSya Cerdas yang dirancang untuk membantu orang tua menyiapkan dana pendidikan anak secara terencana.

Produk ini memberikan kombinasi perlindungan jiwa dan manfaat tunai terjadwal yang dapat disesuaikan dengan tahapan kebutuhan pendidikan anak. (*)

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *