Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Ekonomi BisnisUMKM

Sinergi Tiga Kementerian Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Ekonomi Rakyat

×

Sinergi Tiga Kementerian Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pemerintah memperkuat sinergi lintas kementerian untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif berbasis kawasan.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar memimpin Rapat Tingkat Menteri (RTM) bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di M Bloc Space, Senin (4/5/2026).

Rapat tersebut membahas kontribusi ketiga kementerian dalam mendukung Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), termasuk percepatan penanggulangan kemiskinan sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

Muhaimin menegaskan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif menjadi sektor strategis dalam mendorong masyarakat keluar dari kemiskinan melalui pendekatan pemberdayaan berkelanjutan.

“UMKM dan ekonomi kreatif harus menjadi bagian integral dari program prioritas nasional, sehingga mampu menciptakan efek berganda bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat rentan,” ujarnya.

Senada, Maman menekankan penguatan akses pembiayaan, pendampingan, dan pasar bagi pelaku UMKM, khususnya di wilayah kantong kemiskinan.

Pemerintah juga melakukan pemutakhiran data melalui integrasi DTSEN dengan platform SAPA UMKM untuk memastikan intervensi tepat sasaran.

Adapun Teuku Riefky menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah, kata dia, mendorong peningkatan kapasitas talenta dan akses pembiayaan agar pelaku ekraf dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, kawasan Blok M disorot sebagai contoh sukses pengembangan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Dengan dukungan konektivitas transportasi dan aktivitas kreatif, kawasan ini mencatat rata-rata 80.000 pengunjung per hari dengan perputaran ekonomi sekitar Rp5 miliar.

Model ini rencananya akan direplikasi melalui program Pasar 1001 Malam, yang memanfaatkan aset idle milik pemerintah dan BUMN untuk menciptakan pusat ekonomi terpadu berbasis UMKM dan ekonomi kreatif.

Pemerintah optimistis, melalui penguatan ekosistem berbasis kawasan dan kolaborasi lintas kementerian, sektor UMKM dan ekonomi kreatif dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi sekaligus instrumen efektif dalam pengentasan kemiskinan.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *