TrenBisnis.co, Jakarta — Sensio Nexahome Indonesia resmi memasuki pasar nasional dengan membidik pengembangan properti pintar dan berkelanjutan. Perusahaan yang berdiri pada 2025 ini menyasar segmen hunian, perhotelan, perkantoran, hingga kawasan terpadu yang membutuhkan sistem bangunan cerdas dengan efisiensi operasional tinggi.
Dalam acara Networking Dinner di The Icon Place, Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Jumat (27/2/2026), Technical Nexahome Indonesia Eric Wan mengatakan bahwa teknologi smart living kini menjadi bagian dari proposisi nilai utama sebuah properti. Selain meningkatkan kenyamanan penghuni, sistem pintar juga berperan dalam pengelolaan energi dan keamanan bangunan secara real-time.
“Pasar properti membutuhkan solusi terintegrasi yang dapat dikembangkan jangka panjang. Sensio Nexahome hadir dengan ekosistem Internet of Things (IoT) yang mendukung kebutuhan tersebut, mulai dari hunian pribadi hingga properti komersial,” ujar Eric.
Baca Juga : Synthesis Development Resmikan Aksara Clubhouse sebagai Fasilitas Baru
Sensio Nexahome Indonesia mengembangkan solusi smart home, smart hospitality, smart office, dan smart community. Seluruh sistem dirancang fleksibel agar dapat diimplementasikan oleh pengembang maupun pemilik bangunan yang ingin meningkatkan daya saing aset di tengah persaingan industri properti.
Platform IoT Aqara dan STAR-NET yang diusung perusahaan memungkinkan integrasi berbagai perangkat dalam satu sistem terpadu. Fitur yang ditawarkan mencakup pengamanan bangunan, kontrol pencahayaan, pengelolaan energi, hingga otomasi ruang. Model integrasi ini dinilai sejalan dengan tren properti hijau dan prinsip keberlanjutan yang kian menjadi perhatian investor dan pengguna akhir.
Baca Juga: Colliers: Permintaan Gedung Hijau Naik, ESG dan Efisiensi Energi Jadi Faktor Utama
Di sektor hospitality dan apartemen modern, penerapan sistem pintar dinilai dapat meningkatkan pengalaman pengguna (user experience) sekaligus menekan biaya operasional melalui efisiensi energi dan pemantauan sistem secara terpusat.
Sementara pada pengembangan kawasan terpadu, konsep smart community memungkinkan pengelolaan lingkungan yang lebih terukur, termasuk dalam hal konsumsi energi dan keamanan kawasan.
Industri properti nasional saat ini menghadapi tuntutan efisiensi sekaligus keberlanjutan seiring meningkatnya standar Environmental, Social, and Governance (ESG). Implementasi teknologi IoT pada bangunan dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Dengan dukungan riset dan pengembangan serta layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar domestik, Sensio Nexahome Indonesia memposisikan diri sebagai mitra teknologi jangka panjang bagi pengembang properti di Tanah Air.
Perusahaan ini optimistis solusi yang ditawarkan dapat menjadi salah satu standar baru dalam pembangunan properti pintar di Indonesia, seiring meningkatnya adopsi teknologi digital di sektor real estat. (*)
Editor : Huda
TrenBisnis.co, JAKARTA — Seminar branding tahunan WOW Brand 2026 kembali digelar dengan mengangkat isu utama…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Sejumlah brand elektronik mencatat pertumbuhan penjualan signifikan hingga 200% selama kampanye Tokopedia…
TrenBisnis.co, JAKARTA — ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan program kuliner akhir pekan bertajuk “Asian Delight!”, sebuah…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Perusahaan farmasi global Novo Nordisk menjalin kemitraan strategis dengan OpenAI untuk mempercepat…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Data laporan Flash Report April 2026 Rumah123 pasar properti sekunder Indonesia menunjukkan…
TrenBisnis.co, YOGYAKARTA — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengapresiasi transformasi Kampung Mrican…