Ekonomi Bisnis

Lima Megatren Ubah Strategi Bisnis dan Real Estat di Asia Pasifik

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kawasan Asia Pasifik diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi global dalam beberapa dekade mendatang di tengah perubahan teknologi dan dinamika geopolitik.

Perusahaan mulai mengubah strategi bisnis dan real estat untuk menghadapi tantangan baru, mulai dari kecerdasan buatan (AI) hingga tekanan pasokan energi.

Laporan terbaru yang dirilis Colliers mengungkap lima megatren utama yang diperkirakan akan membentuk strategi korporasi dan pasar properti komersial di kawasan Asia Pasifik dalam jangka panjang.

Dalam laporan bertajuk Building Resilience: 5 Megatrends Redefining Corporate Real Estate, perusahaan jasa profesional dan manajemen investasi global tersebut menilai bahwa perubahan teknologi, demografi, hingga risiko iklim mendorong perusahaan untuk menata ulang strategi tenaga kerja, rantai pasok, hingga kebutuhan ruang kerja.

Head of Enterprise Clients Asia Colliers, Amit Oberoi, mengatakan perusahaan perlu membangun strategi yang lebih adaptif di tengah ketidakpastian global yang semakin tinggi.

“Perubahan teknologi, pergeseran demografi, dan tekanan infrastruktur sedang mengubah cara perusahaan mengambil keputusan terkait real estat. Organisasi yang bergerak lebih proaktif akan lebih siap menghadapi disrupsi dan menciptakan nilai jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (21/5/2026).

Laporan tersebut menyebut Asia Pasifik akan memainkan peran semakin penting dalam strategi investasi global, baik sebagai pusat pertumbuhan baru, sumber talenta digital, maupun bagian penting rantai pasok internasional.

Salah satu tren utama yang disorot pertama adalah meningkatnya adopsi AI di lingkungan kerja. Integrasi otomatisasi, analitik, dan AI disebut mengubah cara perusahaan beroperasi sekaligus memengaruhi kebutuhan ruang kantor dan infrastruktur digital.

Asia Pasifik dinilai menjadi kawasan strategis karena memiliki pertumbuhan talenta teknologi yang cepat dan investasi pusat data yang terus meningkat.

Selain AI, sorotan kedua adalah perubahan demografi juga dinilai akan memengaruhi arah ekspansi bisnis. Sejumlah negara menghadapi populasi menua, sementara negara lain memiliki populasi muda yang tumbuh pesat.

Kondisi ini mendorong perusahaan mencari keseimbangan antara pasar matang dan pusat talenta baru di kawasan Asia.

Berikutnya yang merupakan sorotan ke tiga soal isu ketahanan energi menjadi perhatian utama. Pertumbuhan teknologi yang membutuhkan daya besar, termasuk pusat data dan AI, meningkatkan tekanan terhadap sistem energi di banyak kota besar Asia Pasifik.

Kondisi tersebut membuat ketersediaan energi menjadi faktor penting dalam keputusan investasi dan pemilihan lokasi bisnis.

Berikutnuya, Colliers juga menyoroti meningkatnya risiko iklim akibat cuaca ekstrem dan regulasi lingkungan yang semakin ketat.

Banyak kota di Asia Pasifik disebut memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap gangguan iklim sehingga perusahaan perlu memperkuat strategi mitigasi risiko.

Adapun yang menjadi sorotan terakhir adanya perubahan tatanan global, termasuk dinamika perdagangan internasional dan diversifikasi rantai pasok, turut mendorong perusahaan memperluas operasi ke pasar baru di Asia Pasifik.

Menurut laporan itu, perusahaan yang mampu meningkatkan fleksibilitas bisnis, memperkuat kapabilitas tenaga kerja, dan memasukkan aspek ketahanan dalam pengambilan keputusan akan memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan tumbuh di tengah perubahan global.

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Tatag Bintara Yudha Soroti Ketergantungan UMKM pada Platform Digital

TrenBisnis.co, JAKARTA — Ketergantungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap platform digital dinilai berpotensi…

1 jam ago

Kementerian UMKM Gelar Jambore Kumitra di Kalsel, Sasar Akses Pembiayaan dan Pasar

TrenBisnis.co, BANJARMASIN — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat akses pembiayaan, kemitraan, dan…

14 jam ago

BFGoodrich KO3 Tempuh 630 Km Lintasi Thailand-Laos, Uji Ketangguhan di Medan Off-Road

TrenBisnis.co, JAKARTA — BFGoodrich menguji kemampuan ban All-Terrain T/A KO3 melalui perjalanan lintas negara sejauh…

2 hari ago

Promo Halloween Aston Kemayoran Rp899.000, Berlaku 25 Oktober–2 November 2026

TrenBisnis.co, JAKARTA — Aston Kemayoran City Hotel Jakarta menawarkan promo Halloween 2026 bertajuk Halloween Stay…

2 hari ago

Permata Bank Tutup Wealth Wisdom 2026, Soroti Strategi Kelola Kekayaan Lintas Generasi

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Bank Permata Tbk. (Permata Bank) memperkuat edukasi pengelolaan kekayaan atau wealth…

2 hari ago

Kementerian UMKM Gandeng Barantin Permudah Persyaratan Ekspor

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjajaki integrasi platform SAPA UMKM…

2 hari ago