Berita

Program GENERASI Trakindo Lahirkan Inovasi Sekolah Ramah Anak

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Trakindo Utama memperkuat komitmennya terhadap pengembangan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif melalui Program GENERASI Trakindo 2026 bertema Sekolah Ramah Anak.

Program tersebut mendorong siswa mengenali persoalan di sekolah dan mengembangkan solusi melalui pendekatan Challenge Based Learning (CBL). Dua inovasi yang dikembangkan siswa di Banjarmasin dan Deli Serdang menjadi contoh implementasinya.

Di SDN Pelambuan 4 Banjarmasin, siswa menciptakan Papan Kompas (Kontrol Mulut Pastikan Sopan) untuk mendorong kebiasaan berkomunikasi secara positif. Media pembelajaran berbasis permainan tersebut dirancang untuk membantu siswa mengurangi kebiasaan berkata kasar, mengejek, dan menghina teman.

Sementara itu, siswa SMP Negeri 1 Lubuk Pakam, Deli Serdang, mengembangkan Perisai Pintar, aplikasi yang memungkinkan siswa menyampaikan cerita atau keluhan secara anonim kepada guru Bimbingan Konseling (BK).

Inovasi ini dikembangkan setelah siswa menemukan bahwa sebagian teman mereka masih enggan mendatangi ruang BK karena khawatir dianggap sebagai siswa bermasalah.

Corporate Communication & CSR Manager PT Trakindo Utama Candy Sihombing mengatakan, pemberian ruang kepada siswa untuk mengenali persoalan dan mencari solusi menjadi bagian penting dari program tersebut.

“Ketika siswa diberikan ruang untuk memahami persoalan di sekitarnya dan dipercaya untuk mencari solusi, mereka belajar bahwa suara dan gagasan mereka dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekolah,” ujar Candy.

Hingga 2026, Program GENERASI telah menjangkau 205 sekolah yang terdiri atas 30 SDN dan SMPN mitra serta 175 sekolah imbas di 18 provinsi. Sejak 2021, program ini telah menghasilkan lebih dari 150 inovasi yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah.

Dalam pelaksanaannya, Trakindo memberikan pendampingan, pelatihan, fasilitas riset, serta dukungan sumber daya untuk membantu guru dan siswa mengembangkan inovasi.

Trakindo menilai pendekatan tersebut tidak hanya menghasilkan solusi bagi persoalan di sekolah, tetapi juga mendorong siswa membangun kepedulian, kemampuan bekerja sama, serta kepercayaan diri untuk terlibat dalam menciptakan perubahan di lingkungan pendidikan.

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Ascott Indonesia Kembali Gelar PajamASRun 2026, Targetkan 1.500 Peserta

TrenBisnis.co, JAKARTA — Ascott Indonesia kembali menggelar PajamASRun 2026, ajang lari tematik yang memadukan aktivitas…

4 jam ago

BMW dan MINI Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026

TrenBisnis.co, JAKARTA — BMW Group Indonesia kembali menggandeng Art Jakarta 2026 sebagai Luxury Mobility Partner…

4 jam ago

CdM Hadirkan Rumah Indonesia di Nagoya, Dukung Atlet di Asian Games 2026

TrenBisnis.co, NAGOYA — Tim Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia menghadirkan Rumah Indonesia di Nagoya,…

1 hari ago

Prudential Indonesia Soroti Kebiasaan Menunda Pemeriksaan Kesehatan

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kebiasaan masyarakat menunda pemeriksaan kesehatan dinilai dapat meningkatkan risiko keterlambatan diagnosis sekaligus…

2 hari ago

Dafam Express Jaksa Jakarta Rayakan 7 Tahun dengan Pesta Rakyat Bernuansa Betawi

TrenBisnis.co, JAKARTA — Dafam Express Jaksa Jakarta memperingati hari jadi ke-7 dengan menggelar pesta rakyat…

2 hari ago

Honda Bawa Super-ONE ke GIIAS Semarang 2026, Perkuat Arah Elektrifikasi

TrenBisnis.co, SEMARANG — Honda Semarang Center membawa Honda Super-ONE sebagai salah satu produk unggulan dalam…

3 hari ago