Ekonomi Bisnis

Pergantian Menkeu Jadi Sorotan Pasar, Mirae Asset Tekankan Kredibilitas Fiskal

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara menjadi perhatian pelaku pasar karena dinilai dapat memengaruhi persepsi terhadap arah kebijakan fiskal dan kredibilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Head of Research PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto menilai penunjukan Suahasil Nazara memberikan sinyal positif bagi pasar. Latar belakang Suahasil di bidang kebijakan fiskal serta pengalamannya di Kementerian Keuangan dinilai menjadi modal dalam menjaga kepercayaan investor.

Namun, Rully menegaskan bahwa perhatian investor tidak berhenti pada pergantian figur di posisi Menteri Keuangan. Konsistensi implementasi kebijakan dan komitmen pemerintah terhadap disiplin fiskal menjadi faktor yang lebih menentukan dalam menjaga kredibilitas APBN.

“Pergantian Menteri Keuangan ini menjadi sinyal positif bagi pasar, apalagi dengan latar belakang Suahasil Nazara di bidang kebijakan fiskal dan pengalamannya di Kementerian Keuangan. Namun, yang paling penting tetap implementasi dan konsistensi kebijakan, khususnya dalam menjaga kredibilitas APBN dan disiplin fiskal,” ujar Rully dalam Media Day, Selasa (15/9/2026).

Perhatian tersebut tercermin pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada perdagangan terbaru, IHSG ditutup relatif datar di level 6.535 setelah sempat terkoreksi lebih dari 2% secara intraday.

Menurut Rully, pergerakan tersebut menunjukkan investor masih mencermati arah kebijakan fiskal pascapergantian Menteri Keuangan. Kredibilitas fiskal dan komunikasi kebijakan pemerintah akan menjadi faktor penting yang menentukan sentimen pasar selanjutnya.

Dari eksternal, Rully memperkirakan Federal Reserve atau The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September 2026. Kenaikan tersebut dinilai telah relatif diperhitungkan oleh pasar.

Setelah keputusan The Fed, pergerakan nilai tukar rupiah akan menjadi perhatian karena memengaruhi ruang gerak dan respons kebijakan Bank Indonesia.

“Kenaikan 25 basis poin dari The Fed relatif sudah priced in. Bagi Indonesia, perhatian berikutnya akan tertuju pada pergerakan rupiah karena menjadi salah satu faktor utama yang menentukan ruang dan respons kebijakan Bank Indonesia,” kata Rully.

Di pasar saham, IHSG telah mengalami re-rating sekitar 18% sejak awal paruh kedua 2026. Rully menilai kenaikan lanjutan indeks membutuhkan dukungan fundamental yang lebih kuat.

Investor, lanjutnya, akan membutuhkan earnings delivery, perluasan foreign flows, serta kondisi eksternal yang lebih berkelanjutan untuk menopang kenaikan IHSG berikutnya.

“Setelah re-rating yang cukup cepat, investor tidak bisa hanya mengandalkan kenaikan indeks. Next leg dari pasar akan membutuhkan earnings delivery dan foreign flows yang lebih luas. Karena itu, pasar akan semakin selektif,” ujarnya.

Arus dana asing saat ini masih terkonsentrasi pada saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan dan sejumlah saham komoditas. Sementara itu, penguatan rupiah masih ditopang kondisi eksternal yang lebih kondusif dan capital inflows, meski keberlanjutannya tetap bergantung pada arus dana.

Page: 1 2

redaksi

Recent Posts

ARTOTEL Casa Kuningan Gelar Pameran Seni Home Far Away, Angkat Makna Rumah dan Kerinduan

TrenBisnis.co, JAKARTA – ARTOTEL Casa Kuningan menghadirkan pameran seni tunggal bertajuk Home Far Away karya…

2 jam ago

SoSoft dan Rekosistem Tambah Waste Station di Alfamart Jakarta, Target Kumpulkan 30 Ton Sampah

TrenBisnis.co, Jakarta – SoSoft bersama Rekosistem memperluas fasilitas pengelolaan sampah dengan membuka titik waste station…

7 jam ago

Hangatkan Musim Hujan, de Braga by ARTOTEL Sajikan 5 Menu Hot Plate

TrenBisnis.co, BANDUNG – Udara sejuk Bandung saat musim hujan menjadi momen yang pas untuk menikmati…

24 jam ago

GBK Perkuat Struktur Lapangan SUGBK, Siap Tampung Konser Panggung 360 Derajat

TrenBisnis.co, JAKARTA – Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mulai memperkuat struktur lapangan atau…

1 hari ago

Eastspring Indonesia Raih Peringkat Tertinggi PEFINDO, AUM Tembus Rp75 Triliun

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Eastspring Investments Indonesia meraih peringkat idMIA-1 (Superior) dari PT Pemeringkat Efek…

1 hari ago

Mobil Anak Bangsa Pamerkan Solusi Kendaraan Listrik dan Teknologi IoT di PEVS 2026

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Mobil Anak Bangsa (MAB) memperkuat pengembangan solusi mobilitas listrik terintegrasi untuk…

1 hari ago