TrenBisnis.co. MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan duka mendalam atas insiden operasional yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta, yang berdampak luas terhadap perjalanan kereta api, termasuk layanan dari dan menuju wilayah Daop 7.
Manajemen KAI menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah proses evakuasi dan penanganan korban dengan mengedepankan keselamatan seluruh penumpang.
Insiden yang melibatkan Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line tersebut telah memicu penyesuaian operasional secara nasional.
KAI memastikan seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Baca Juga : KAI Sampaikan Permohonan Maaf, Fokus Evakuasi Usai Insiden KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur
Sementara itu, penanganan difokuskan pada penumpang KRL yang terdampak, dengan sejumlah korban telah dirujuk ke berbagai fasilitas kesehatan di Bekasi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Dalam proses evakuasi dan penanganan, KAI berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis guna memastikan respons cepat dan tepat di lokasi kejadian.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan permohonan maaf sekaligus belasungkawa kepada seluruh pelanggan.
“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan optimal,” ujarnya.
Baca Juga : KAI Daop 7 Madiun Perkuat Edukasi Keselamatan di Perlintasan Usai Angkutan Lebaran 2026
Seiring dengan penanganan di lapangan, KAI melakukan penyesuaian pola operasi, termasuk penghentian sementara perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.
Selain itu, terdapat dua perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari wilayah Daop 7 yang dibatalkan pada 28 April 2026, yakni:
• KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen)
• KA 149 Singasari (Blitar – Pasar Senen)
Bagi pelanggan yang terdampak pembatalan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Proses pembatalan dapat dilakukan di stasiun keberangkatan hingga tujuh hari (H+7) setelah jadwal keberangkatan.
KAI juga mengimbau pelanggan dan keluarga untuk mengakses informasi resmi melalui layanan pelanggan, termasuk WhatsApp 0811-2223-3121 dan Call Center 121.
Editor : Huda

















