TrenBisnis.co, SURABAYA — Gelaran Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 Surabaya resmi berakhir pada Minggu (31/5/2026) di Grand City Convention Hall, Surabaya. Pameran kopi nasional yang berlangsung selama tiga hari sejak 29 Mei tersebut mencatat antusiasme tinggi dari pelaku industri kopi, UMKM, komunitas, hingga masyarakat umum.
Ajang yang diselenggarakan PT Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) dengan dukungan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN sebagai mitra utama itu tidak hanya menjadi wadah promosi produk kopi, tetapi juga mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem industri kopi nasional.
Direktur Dyandra Promosindo Michael Bayu A. Sumarijanto mengatakan kesuksesan penyelenggaraan ICX Surabaya menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri kopi dan ekonomi kreatif di daerah.
“Kami berharap kehadiran ICX Surabaya 2026 menjadi momentum memperkuat jaringan bisnis, membuka peluang kerja sama baru, dan mendorong pertumbuhan industri di Jawa Timur maupun Indonesia secara umum,” ujar Bayu dalam keterangan resmi, Minggu (31/5/2026).
Senada, Sekretaris Jenderal SCAI Gusti Laksamana menilai ICX hadir sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku industri kopi dengan berbagai komunitas gaya hidup.
Menurutnya, konsep tersebut menjadi pembeda dibanding pameran kopi lainnya karena mengintegrasikan sektor kopi dengan tenant lifestyle serta kompetisi resmi Indonesia Brewers Cup (IBrC) Regional 1.

Final Indonesia Brewers Cup
Salah satu agenda utama pada hari terakhir pameran adalah babak final Indonesia Brewers Cup (IBrC) Regional 1. Delapan finalis terbaik menampilkan kemampuan menyeduh kopi secara manual sekaligus mempresentasikan karakter dan cerita di balik kopi yang mereka sajikan.
Kompetisi ini menjadi bagian dari proses seleksi barista terbaik yang berpeluang mewakili Indonesia dalam ajang internasional. Penilaian dilakukan oleh juri profesional bersertifikat yang mengevaluasi aspek teknis, kualitas sensoris, konsistensi seduhan, hingga kemampuan peserta dalam menyampaikan narasi kopi Indonesia.
Berdasarkan hasil akhir kompetisi, Jhon Richard Christhoper dari Fugol Coffee Roasters keluar sebagai juara pertama dengan total skor 332 poin. Posisi kedua ditempati Dandy Saputro dari Sure Coffee Company dengan skor 323 poin, sedangkan peringkat ketiga diraih Muhammad Fakhri dari TTKR Specialty dengan skor 314 poin.
Adapun lima besar kompetisi dilengkapi oleh Rizky Septiawan dari Blackbox Coffee Roastery dengan skor 310 poin dan Zevanya Lovise Margaretha dari Casa Coffee yang mengumpulkan 309 poin.
Penyelenggara menilai kompetisi tersebut menjadi langkah awal untuk melahirkan generasi baru duta kopi Indonesia yang mampu membawa kekayaan cita rasa dan budaya kopi Nusantara ke panggung global.
Dorong Transaksi Digital UMKM
Selain kompetisi, aktivitas perdagangan di area pameran juga menjadi perhatian. Seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai melalui aplikasi Bale by BTN, QRIS, maupun mesin electronic data capture (EDC) BTN.
Dukungan sistem pembayaran digital tersebut dinilai mempermudah transaksi bagi pelaku UMKM kopi sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang lebih praktis bagi pengunjung.
BTN juga menghadirkan program lucky draw bagi pengunjung yang bertransaksi minimal Rp150.000. Hadiah yang disiapkan antara lain satu unit mesin kopi dan saldo tabungan BTN dengan total nilai mencapai Rp5 juta.
Kemudahan akses turut diperkuat melalui integrasi tiket masuk dengan Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya yang berlangsung di lokasi yang sama. Pengunjung kedua pameran dapat mengakses area ICX maupun IIMS tanpa biaya tambahan.
Roadshow Berlanjut ke Medan dan Jakarta
Setelah menuntaskan rangkaian pembuka di Surabaya, Dyandra Promosindo memastikan ICX akan melanjutkan roadshow nasional ke Medan pada 31 Juli–2 Agustus 2026 dan Jakarta pada 4–6 September 2026.
Penyelenggara juga telah menetapkan jadwal penyelenggaraan ICX Surabaya 2027 yang akan kembali digelar pada 4–6 Juni 2027 di Grand City Convention Surabaya.
Keberlanjutan agenda tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi industri kopi nasional sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi pelaku usaha, petani, roaster, hingga barista di berbagai daerah.
Editor : Huda


















