Gelar INDES dan IBEF 2024, ASPERAPI Dorong Industri MICE ke Tingkat Global

TrenBisnis.co, Jakarta – Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) kembali menyelenggarakan Indonesia Exhibition Summit (INDES) dan Indonesia Business Event Forum (IBEF) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) dari tanggal 5-6 November 2024.

Event ini merupakan langkah ASPERAPI dalam mempersiapkan Industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) Indonesia untuk memperkuat posisinya di pasar global.

Dengan diselenggarakannya event INDES dan IBEF 2024 selama dua hari, asosiasi dan pemerintah Indonesia semakin yakin bahwa sektor MICE, khususnya industri pameran, memiliki potensi besar untuk mendongkrak ekonomi nasional.

Penyelenggaraan event INDES yang memasuki tahun ke-4 dan IBEF ke-9 menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara sektor bisnis dan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri MICE.

Baca Juga : Pameran INDES 2024, Langkah Strategis ASPERAPI Kenalkan Potensi Industri MICE ke Pemerintah

Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum ASPERAPI menegaskan bahwa pameran INDES dan IBEF bukan hanya sekadar ajang bisnis, tetapi juga merupakan perwujudan komitmen industri MICE untuk semakin dikenal di mata dunia.

“Ini adalah show of force dari ASPERAPI untuk menunjukkan bahwa industri pameran Indonesia tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. MICE memiliki potensi besar dan sangat berdampak pada perekonomian,” ujar Andre.

Dalam kesempatan ini, ASPERAPI berharap pemerintah dapat lebih memahami sektor MICE, terutama untuk mendukung pengembangan industri ini dalam lima tahun ke depan. “Tantangan terbesar kami adalah bagaimana menjaga kolaborasi dan sinergi antara bisnis dan pemerintah. Jika kita bisa bersatu, industri ini akan tumbuh lebih pesat,” tambahnya.

Mewakili unsur Pemerintah, Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) Kemenparekraf, Firnandi Gufron, mengungkapkan bahwa pemerintah sangat mendukung sektor MICE karena kontribusinya yang signifikan terhadap pariwisata berkualitas.

“Satu event MICE bisa mendatangkan hingga 2.000 peserta internasional, yang langsung berdampak pada sektor ekonomi seperti akomodasi, transportasi, dan restoran,” jelas Firnandi.

Pemerintah juga tengah mempersiapkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan keberlanjutan sektor MICE. “Kami sedang memetakan venue-venue yang sudah memenuhi standar keberlanjutan dan akan mengupgrade yang belum sesuai dengan standar internasional,” tambahnya.

Firnandi juga menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempercepat pengembangan MICE yang berkelanjutan dengan target kesiapan pada 2030, meskipun roadmap sektor ini direncanakan hingga 2050. Hal ini sejalan dengan tren global yang mengarah pada keberlanjutan dalam setiap aspek industri.

Platform MICE.id Sebagai Pusat Informasi Industri MICE Indonesia

Guna mendukung pengembangan sektor MICE, pemerintah melalui Kemenparekraf juga memperkenalkan platform MICE.id. Platform ini bertujuan untuk menjadi pusat informasi dan agregator yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan dalam industri MICE.

“MICE.id menyediakan data terkini tentang venue, jumlah kamar hotel, serta fasilitas lainnya untuk memudahkan para pelaku industri mendapatkan informasi yang dibutuhkan,” jelas Firnandi.

Baca Juga : Indonesia MICE Youth Challenge Sukses Digelar Inilah Harapannya di Industri MICE

Melalui MICE.id, diharapkan seluruh sektor yang terlibat dapat mengakses informasi secara lebih efisien, sehingga mendukung keputusan bisnis yang lebih tepat dan mempercepat pengembangan sektor ini.

Dikesempatan yang sama, Mark Cochrane, Regional Director Asia/Pacific dari UFI (Global Association of the Exhibition Industry), memberikan pandangannya tentang perkembangan industri pameran di Indonesia.

Menurut Mark, Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat menjanjikan di Asia, dengan pertumbuhan yang sangat pesat. “Investasi besar dalam infrastruktur, seperti venue baru dengan kapasitas hingga 60.000 m², akan menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan industri pameran di Indonesia,” ujar Mark.

Namun, Mark juga menyoroti tantangan dari melambatnya ekonomi global, terutama di China, yang dapat berdampak pada banyak pameran internasional. Meski demikian, Indonesia masih menjadi pasar yang menarik bagi banyak pemain internasional yang ingin memperluas jangkauan di Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari upaya global menuju keberlanjutan, UFI juga mengadopsi Net Zero Carbon Events, sebuah komitmen untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050. “Kami mengajak semua anggota untuk berpartisipasi dalam upaya global ini,” jelas Mark.

Dengan semakin banyaknya pemain internasional yang tertarik dengan pasar Indonesia, serta dorongan untuk menghadirkan acara yang lebih berkelanjutan, prospek industri pameran Indonesia semakin cerah.

Baca Juga : Dukung Wisata Petualangan Indonesia, Pameran DXI Siap Hadir Kembali Tahun Depan

Semua pihak berharap bahwa kolaborasi antara sektor bisnis, pemerintah, dan organisasi internasional seperti UFI akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri MICE di Asia.

Melihat ke depan, acara INDES dan IBEF di 2025 akan semakin besar dan lebih beragam, dengan partisipasi internasional yang lebih banyak. Rencananya, kedua acara ini juga akan digabungkan dengan Kongres Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) pada November 2025, yang diharapkan membawa dampak positif bagi industri MICE Indonesia.

Dengan berbagai inisiatif dan upaya yang sedang berjalan, sektor MICE Indonesia semakin siap untuk berkembang lebih pesat dan menjadi pemain kunci di pasar global. “Kami yakin bahwa acara ini akan semakin memperlihatkan bahwa Indonesia siap bersaing di level internasional,” pungkas Andre. (*)

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

ASTON Kemayoran Tawarkan Wisata ke Kepulauan Seribu untuk Gathering hingga Meeting

TrenBisnis.co, JAKARTA – ASTON Kemayoran City Hotel menawarkan paket perjalanan wisata ke Kepulauan Seribu yang…

7 jam ago

Sabun Krim EKONOMI Berangkatkan 11 Pemenang Umrah

TrenBisnis.co, Jakarta - Mimpi beribadah ke Tanah Suci menjadi kenyataan bagi 11 orang pemenang program…

20 jam ago

Hari Dokter Nasional, Halodoc Apresiasi Dokter dengan Rekor 100 Ribu Konsultasi

TrenBisnis.co, JAKARTA – Halodoc mengapresiasi mitra dokter yang telah melayani lebih dari 100.000 konsultasi melalui…

21 jam ago

Paviliun Raden Saleh Hadirkan Menu Nostalgia Lewat Program A Taste of Home

TrenBisnis.co, JAKARTA — Rasa masakan rumahan menjadi inspirasi Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, dalam menghadirkan…

1 hari ago

PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pameran kendaraan listrik PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 akan menghadirkan lebih…

1 hari ago

Wealth Wisdom 2026: Permata Bank Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 5,2 –5,3 Persen

TrenBisnis.co, JAKARTA — Permata Bank memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2 –5,3 persen pada 2026–2027 di…

1 hari ago