Fold House: Konsep Rumah Hari Tua yang Tetap Produktif
TrenBisnis.co, Jakarta – Hunian masa pensiun umumnya identik dengan ruang yang tenang dan minim aktivitas. Namun melalui proyek terbarunya, biro arsitektur dan desain interior Delution menghadirkan pendekatan berbeda melalui Fold House—sebuah rumah yang dirancang agar penghuninya tetap produktif sekaligus nyaman di usia lanjut.
Berdiri di atas lahan hoek, Fold House menampilkan fasad dua muka dengan dominasi palet warna putih, hitam, dan abu-abu. Pilihan warna tersebut merefleksikan karakter pemilik rumah yang merupakan fotografer spesialis fotografi monokrom. Identitas personal itu kemudian diterjemahkan secara konsisten dalam desain, mulai dari tampilan eksterior hingga elemen interior.

Secara arsitektural, Fold House mengusung geometri segitiga sebagai bentuk utama massa bangunan. Selain memberikan karakter visual yang kuat, bentuk segitiga dipilih karena melambangkan stabilitas dan keseimbangan. Kemiringan bidangnya juga membantu air hujan mengalir lebih cepat, sehingga mengurangi potensi kebocoran maupun penumpukan kotoran di atap.
Baca Juga : AZKO Dukung Masyarakat Bebas Belanja Kebutuhan Rumah Tanpa Batas
Sebagai hunian yang mendukung aktivitas kreatif, Fold House dilengkapi ruang khusus untuk praktik fotografi analog. Area Lightroom digunakan untuk proses pemotongan laminate paper secara mandiri serta dilengkapi pengaturan pencahayaan khusus untuk kebutuhan lighting manual dalam proses fotografi dan cetak.
Sementara itu, Darkroom Area dirancang lebih teknis untuk mendukung proses pencetakan foto analog yang menggunakan cairan kimia. Ruangan ini dilengkapi sistem exhaust dan jalur sirkulasi udara khusus guna menjaga kualitas udara tetap aman.
Selain itu, ruang darkroom dibuat bebas paparan sinar ultraviolet dengan penggunaan lantai berwarna hitam untuk meminimalkan pantulan cahaya yang dapat memengaruhi proses cetak.
Sentuhan personal pemilik juga terlihat pada Hallway Area yang difungsikan sebagai mini galeri.
Baca Juga : Sensio Nexahome Bidik Pasar Properti Pintar Berkelanjutan di Indonesia
Koridor dengan lebar sekitar 1,4 meter dan panjang 4,5 meter ini menjadi ruang transisi dari pintu masuk menuju area utama rumah, sekaligus tempat memajang karya foto cetak pilihan yang berdampingan dengan koleksi kamera analog pribadi.
Di balik karakter desain yang kuat, Fold House tetap mengedepankan prinsip hunian ramah warga senior. Tata ruang dirancang dengan alur yang jelas, perbedaan level antar ruang diminimalkan untuk mengurangi risiko tersandung, serta pintu pivot dengan bukaan lebih lebar untuk memudahkan mobilitas. Selain itu, sirkulasi udara dan pencahayaan alami dioptimalkan guna menjaga kesehatan dan kenyamanan penghuni.
Melalui Fold House, Delution menunjukkan bahwa rumah masa pensiun tidak harus identik dengan perlambatan aktivitas. Hunian justru dapat dirancang sebagai ruang yang tetap mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hidup penghuninya dalam jangka panjang.(*)
Editor : Huda
