BYD Hadirkan Terobosan Teknologi di IIMS 2026, Perkuat Dominasi EV di Indonesia
TrenBisnis.co, Jakarta — BYD kembali berpartisipasi di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan menegaskan posisinya sebagai pemimpin global kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV).
Kehadiran BYD di pameran ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendorong percepatan transisi menuju mobilitas berkelanjutan di Indonesia.
Secara global, tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi BYD. Perusahaan mencatat produksi NEV ke-15 juta, dengan total penjualan global menembus lebih dari 4,6 juta unit.

Untuk pertama kalinya, penjualan ekspor BYD melampaui 1 juta unit dan telah menjangkau lebih dari 119 negara dan wilayah. Capaian tersebut mengukuhkan BYD sebagai Global Sales Champion di segmen NEV.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan pencapaian global tersebut merupakan hasil dari strategi penguasaan teknologi inti yang dikembangkan secara terintegrasi dari hulu ke hilir.
Baca Juga : IIMS 2026 Resmi Dibuka, Pemerintah Dorong Pemulihan Industri Otomotif
“Penguasaan teknologi inti dan integrasi sistem, mulai dari platform kendaraan hingga manufaktur, menjadi dasar BYD dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman dan andal untuk pasar internasional, termasuk Indonesia,” ujarnya.
Di Indonesia, pertumbuhan kendaraan listrik sepanjang 2025 tercatat signifikan. Pangsa pasar EV nasional meningkat hingga sekitar 13%, hampir empat kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Dalam periode tersebut, BYD Indonesia mencatat penjualan lebih dari 54.000 unit dengan penguasaan pasar sekitar 52%, menjadikannya kembali sebagai merek EV nomor satu di Tanah Air.
Pada puncak momentum kuartal IV/2025, penjualan EV nasional sempat melampaui 13.000 unit per bulan dengan pangsa pasar mencapai 18%, yang sebagian besar ditopang oleh performa model-model BYD.
Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, BYD terus memperluas jaringan penjualan dan layanan dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Perusahaan juga menargetkan ekspansi ke sejumlah lokasi baru sepanjang 2026.
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan menyampaikan bahwa pendekatan BYD tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga pembangunan ekosistem dan edukasi kendaraan listrik.
“BYD membangun kehadiran secara bertahap melalui pengembangan jaringan, edukasi berkelanjutan, dan kolaborasi dengan mitra lokal untuk menumbuhkan ekosistem kendaraan listrik yang relevan dan inklusif,” katanya.
Dalam IIMS 2026, BYD memperkenalkan BYD ATTO 3 Advanced Plus, varian baru yang melengkapi lini SUV listrik ATTO 3 di Indonesia. Model ini dibekali baterai 49,92 kWh dengan jarak tempuh hingga 410 km, layar sentuh 15,6 inci, panoramic sunroof, serta fitur keselamatan aktif seperti Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, dan Lane Keeping Assist.
Kehadiran BYD di IIMS 2026 menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun masa depan mobilitas Indonesia yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.
Melalui penguatan portofolio produk, perluasan jaringan, serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang matang, BYD terus mengambil peran aktif dalam mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. (*)
Editor : Huda
