LIFESTYLE

Awal Ramadan 2026, Halodoc Ungkap Lonjakan Jerawat dan Gangguan Menstruasi hingga 44%

TrenBisnis.co, Jakarta – Memasuki minggu pertama Ramadan, tubuh tengah beradaptasi dengan perubahan pola makan, tidur, dan aktivitas harian. Fase ini rupanya tidak hanya berdampak pada gangguan pencernaan, tetapi juga memicu keluhan kesehatan lain yang jarang disorot, seperti jerawat dan gangguan siklus menstruasi.

Berdasarkan laporan Indonesia Health Insights Report 2026 Q1 yang dirilis Halodoc, gangguan pencernaan seperti maag dan GERD masih menjadi keluhan paling banyak dikonsultasikan di awal puasa.

Baca Juga : Hari Kanker Sedunia, Halodoc Ajak Masyarakat Cegah Kanker Sejak Dini

Bahkan, puncak keluhan tercatat konsisten terjadi pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir. Sebanyak 68% pengguna juga melaporkan vertigo yang dipicu perubahan pola tidur, kelelahan, serta dehidrasi.

Namun yang menarik, laporan ini juga menemukan adanya peningkatan signifikan pada keluhan kesehatan perempuan. Pada minggu pertama Ramadan 2025, gangguan menstruasi meningkat rata-rata +44% dibandingkan periode sebelum puasa. Sementara itu, konsultasi terkait jerawat naik +22%.

Keluhan reproduksi yang paling sering dikonsultasikan meliputi telat haid, flek di luar jadwal, hingga nyeri haid yang terasa lebih berat. Di sisi lain, masalah kulit seperti jerawat meradang, bruntusan, komedo, hingga kemerahan juga meningkat. Perubahan ritme biologis, konsumsi makanan tinggi gula saat berbuka, serta kurang tidur disebut menjadi pemicu utama.

Baca Juga : Halodoc Hadirkan HaloIntima Klinik Digital untuk Kesehatan Intim

dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc, menjelaskan bahwa fase awal Ramadan merupakan periode adaptasi biologis yang krusial. Perubahan jam makan dan tidur memengaruhi keseimbangan hormon serta metabolisme tubuh.

Kurang tidur dan lonjakan gula darah dapat memicu peradangan kulit, sementara adaptasi hormon turut berdampak pada siklus menstruasi.

Agar tetap bugar dan nyaman hingga Lebaran, berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:

1. Jaga Pencernaan dan Energi

– Terapkan pola minum 2–4–2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dua gelas saat sahur).

– Batasi makanan tinggi gula dan minuman bersoda.
– Perbanyak serat dari buah dan sayur.
– Tetap lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan. santai.

2. Rawat Kulit dari Dalam dan Luar

– Kurangi konsumsi makanan manis berlebihan saat berbuka.
– Pastikan tidur cukup minimal 6–7 jam per hari.
– Gunakan skincare dasar secara konsisten untuk menjaga skin barrier.
– Segera konsultasi jika jerawat memburuk atau sering kambuh.

3. Perhatikan Kesehatan Reproduksi

– Konsumsi makanan bergizi seimbang dan cukup cairan.
– Atur ritme tidur agar hormon tetap stabil.
– Konsultasikan ke dokter jika memiliki riwayat PCOS, nyeri haid berat, atau siklus tidak teratur.

Sebagai platform kesehatan digital, Halodoc tetap menyediakan layanan konsultasi dokter 24/7 selama Ramadan, termasuk dini hari saat sahur. Pengguna juga dapat mengakses layanan Digital Clinic untuk kesehatan kulit dan reproduksi secara lebih personal.

Dengan persiapan yang tepat, Ramadan tak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga kesempatan membangun gaya hidup yang lebih sehat dan seimbang. (*)

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *