TrenBisnis.co, Jakarta — Guangzhou Automobile Group (GAC) menegaskan langkah besarnya di peta otomotif global dengan mengumumkan kesiapan memasuki pasar kendaraan listrik Jepang pada 2026.
Ekspansi ini menandai babak penting bagi GAC, yang akan menghadapi salah satu pasar paling selektif di dunia—dikenal dengan standar tinggi dalam kualitas, keselamatan, dan presisi teknologi.

Melalui kemitraan strategis dengan M Mobility Japan, GAC akan menghadirkan dua model unggulan yang telah teruji di berbagai pasar internasional, yakni AION UT dan AION V. Keduanya dikembangkan dengan penyesuaian khusus untuk Jepang, termasuk dukungan fast-charging CHAdeMO, sistem pengisian daya yang telah menjadi standar luas di negara tersebut.
Indonesia menjadi salah satu pasar kunci dalam perjalanan global GAC. Kehadiran AION UT dan AION V di Tanah Air tidak hanya memperluas portofolio kendaraan listrik GAC, tetapi juga memperkuat reputasinya dalam menghadirkan EV dengan keseimbangan desain, teknologi, dan kenyamanan berkendara.
Baca Juga ; GAC Kantongi 958 SPK di GJAW 2025, AION V Jadi Model Terlaris
Sebagai SUV listrik, AION V mendapat respons positif dari konsumen dan industri. Model ini meraih berbagai apresiasi bergengsi, termasuk Kendaraan Listrik Terpopuler di Disway Awards 2025 berdasarkan survei nasional lintas sektor.
Penghargaan lain yang diraih mencakup The Most Inspiring SUV, Ready for Adventure – Family Car Recommendation, serta An Eco-Friendly and Advanced-Technology SUV Icon. Dengan kisaran harga Rp449 juta hingga Rp489 juta, AION V menempatkan diri sebagai SUV listrik bernilai tinggi di kelasnya.
Sementara itu, AION UT tampil sebagai EV hatchback dengan karakter urban yang kuat. Model ini dinobatkan sebagai Most Inspiring EV Hatchback of the Year pada Indonesia Automotive Awards 2025 dan mencatatkan predikat Most Driven EV di GIIAS 2025, mencerminkan tingginya minat publik terhadap pengalaman berkendara yang ditawarkannya. Dengan harga mulai Rp325 juta hingga Rp363 juta, AION UT memperkuat posisi GAC di segmen EV kompak yang kompetitif.
Eksposur global AION UT turut menguatkan citra premium GAC, antara lain melalui kehadirannya di Milan Design Week 2025 di Italia dan International Automotive & Supply Chain Expo 2025 di Hong Kong. Partisipasi ini menegaskan pendekatan GAC yang tidak hanya berorientasi teknologi, tetapi juga desain dan gaya hidup.
Baca Juga ; Desain Bergaya Eropa: AION UT Siap Menjadi Pilihan Generasi Urban Indonesia
Masuknya GAC ke Jepang menjadi pernyataan kepercayaan diri terhadap kualitas produk yang telah diuji di berbagai pasar. Jepang dikenal memiliki regulasi otomotif yang ketat, mencakup aspek keselamatan, efisiensi energi, hingga keandalan jangka panjang. Dengan membawa AION UT dan AION V, GAC memosisikan diri sebagai pemain global yang siap memenuhi ekspektasi tersebut.
Pada tahap awal, GAC menargetkan penjualan sekitar 200 unit pada 2026, dengan proyeksi meningkat hingga 2.000 unit pada 2027 seiring pengembangan jaringan layanan dan penguatan ekosistem kendaraan listrik.
Lebih dari sekadar ekspansi bisnis, langkah ini mencerminkan ambisi GAC untuk menjadi bagian dari transformasi mobilitas berkelanjutan di Asia Timur—menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga relevan dengan gaya hidup modern. (*)
Editor : Huda


















