Sementara, President Director Smartin, Odang Supriatna menambahkan, literasi investasi tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai industri perdagangan berjangka komoditas (PBK), tetapi juga memperkenalkan peluang karier di sektor tersebut.
Menurutnya, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi sebagai analis, trader, penasihat investasi, influencer, hingga tenaga pemasaran digital. Namun, peluang tersebut perlu ditunjang pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang memadai.
“Untuk menjadi pelaku pasar di industri PBK, diperlukan pengetahuan, keahlian, dan pengalaman yang memadai. Peserta diberi kesempatan belajar di SAS untuk mendapatkan hal tersebut,” kata Odang.
Odang menilai kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, dan praktisi digital juga dapat membantu perguruan tinggi memahami kebutuhan dunia usaha, khususnya pada bidang ekonomi dan teknologi informasi.
Market Expert & Chief Financial Analyst Dupoin Futures, Geraldo Kovit menegaskan peningkatan literasi digital harus berjalan seiring dengan pemahaman risiko keuangan. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya memiliki akses terhadap berbagai instrumen investasi, tetapi juga harus mampu menilai peluang dan risiko sebelum mengambil keputusan.
Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menghindari investasi ilegal, keputusan impulsif, serta praktik investasi yang tidak sesuai dengan profil risiko mereka.
Chief Investor Relation Dupoin Futures, Dhiraj Kelly Salwani mengingatkan mahasiswa agar membangun fondasi keuangan yang sehat sebelum mengejar keuntungan investasi.
Dia menyarankan mahasiswa membangun dana darurat, memilih instrumen berdasarkan tujuan keuangan, dan memeriksa legalitas produk maupun perantara sebelum menempatkan dana. Investor juga perlu memahami risiko, biaya transaksi, serta bukti dan informasi pendukung yang relevan.
“Intinya lindungi dulu modalmu, jangan langsung ingin cepat kaya,” kata Dhiraj.
Product Marketing Supervisor Bittime, Fini Charista menekankan bahwa semakin beragamnya pilihan aset digital membuat pemahaman terhadap karakteristik setiap instrumen menjadi semakin penting.
Selain aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum, perkembangan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA) turut memperluas pilihan di ekosistem aset digital.
Namun, setiap aset memiliki fungsi, mekanisme, likuiditas, dan tingkat volatilitas yang berbeda. Karena itu, investor perlu memahami instrumen yang dipilih dan tidak semata-mata mengikuti tren atau kenaikan harga.
“Menurut saya, kita tidak bisa menilai suatu aset hanya dari kenaikan harganya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih aset digital, seperti fungsi aset tersebut, likuiditas dan volatilitas, serta aspek keamanan. Pastikan platform yang digunakan memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Fini.
Dia juga mengingatkan bahwa tidak ada aset yang dapat dijamin selalu mengalami kenaikan harga. Keputusan investasi harus mempertimbangkan kemampuan finansial dan tingkat risiko yang sanggup ditanggung investor.
Sementara itu, Wakil Dekan FISIP Uhamka sekaligus dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Farida Hariyanto menegaskan bahwa manajemen risiko merupakan bagian penting dari literasi investasi, termasuk bagi mahasiswa yang tertarik melakukan trading.
Dia menyarankan mahasiswa menggunakan dana yang tidak dialokasikan untuk kebutuhan pokok atau kewajiban keluarga ketika berinvestasi.
“Mahasiswa Uhamka sudah mendapatkan bekal banyak dari para ahli dalam kegiatan literasi keuangan Smartin,” ujar Farida.
Melalui kolaborasi tersebut, Smartin dan Uhamka berharap edukasi investasi tidak berhenti pada kegiatan seminar, tetapi berlanjut melalui aktivitas pembelajaran dan praktik di lingkungan kampus. Keberadaan klub investasi diharapkan dapat membantu mahasiswa membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bertanggung jawab sekaligus menyiapkan kompetensi yang dibutuhkan industri keuangan digital.
Editor : Huda
Page: 1 2
TrenBisnis.co, JAKARTA — Mangkuluhur ARTOTEL Suites memperkuat dukungan terhadap industri kreatif dan sustainable fashion melalui…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dan…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Hermina Grand Ballroom di Kemayoran, Jakarta Pusat, menawarkan paket meeting dengan harga…
TrenBisnis.co, JAKARTA — GIV, merek perawatan tubuh dari WINGS Group Indonesia, memberikan penghargaan Miss Beauty…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Mangkuluhur ARTOTEL Suites mempertahankan gelar Best City Hotel dalam ajang Exquisite Awards…
TrenBisnis.co, BOGOR — Inisiatif olahraga berbasis kegiatan amal, Sports for Wishes, kembali menggelar turnamen golf…