Ekonomi Bisnis

Rasio Kewirausahaan Nasional 2025 Lampaui Target, Capai 3,29 Persen

TrenBisnis.co. Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berhasil melampaui target rasio kewirausahaan nasional pada 2025. Capaian rasio kewirausahaan tercatat sebesar 3,29 persen, melebihi target yang ditetapkan sebesar 3,10 persen.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah, mengatakan target rasio kewirausahaan nasional 2025 mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 serta Rencana Strategis (Renstra) Kementerian UMKM.

“Capaian ini sejalan dengan Asta Cita ketiga dalam mendorong kewirausahaan nasional dan menjadi bukti bahwa UMKM Indonesia terus naik kelas,” ujar Siti Azizah di Jakarta, Senin (15/12).

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut didorong oleh berbagai program strategis, salah satunya penguatan Entrepreneur Hub (E-Hub) Terpadu sebagai ekosistem pembinaan kewirausahaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Juga: Kementerian UMKM Percepat Penyaluran KUR 2025 untuk Perkuat Daya Saing UMKM

Selain meningkatkan rasio kewirausahaan, E-Hub Terpadu juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Hingga November 2025, total penerima manfaat program E-Hub Terpadu mencapai 7.980 wirausaha yang tersebar di 10 provinsi. Sementara itu, sebanyak 14.084 wirausaha telah terhubung dalam ekosistem E-Hub.

Memasuki 2026, Kementerian UMKM akan memfokuskan penguatan ekosistem E-Hub melalui integrasi ke dalam superapps SAPA UMKM guna memperluas jangkauan layanan, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat daya saing wirausaha nasional.

Baca Juga : Kementerian UMKM Gandeng ADKASI Perkuat Ekosistem Usaha di Daerah

Menurut Siti Azizah, digitalisasi dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing wirausaha di tengah dinamika ekonomi global.

“Adaptasi terhadap teknologi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi wirausaha untuk memenangkan persaingan,” katanya.

Selain itu, program pembinaan Jabatan Fungsional Pengembang Kewirausahaan (JFPKWU) juga menjadi prioritas pada 2026 sebagai upaya memperkuat fasilitator inkubasi dan pendampingan wirausaha yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (*)

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

ARTOTEL Casa Hangtuah Tawarkan Diskon hingga 10% untuk Reservasi Langsung

TrenBisnis.co, JAKARTA — ARTOTEL Casa Hangtuah menawarkan diskon menginap hingga 10% melalui program Book Direct…

13 jam ago

ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Hadirkan Menu Spesial Akhir Tahun Bertema A Taste of Home

TrenBisnis.co, BEKASI — ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi menghadirkan program kuliner A Taste of…

14 jam ago

Permata Bank Catat Laba Bersih Rp2,6 Triliun hingga Kuartal III/2026

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Bank Permata Tbk. (Permata Bank) membukukan laba bersih Rp2,6 triliun sepanjang…

14 jam ago

SKY 26 Coffee Tawarkan Diskon 20% dan Program Loyalitas, 10 Stamp Bisa Dapat Kopi Gratis

TrenBisnis.co, JAKARTA — SKY 26 Coffee menghadirkan program Member Card dengan penawaran diskon 20% dan…

1 hari ago

Ngopi di Lantai 26 Hermina Tower, SKY 26 Coffee Punya 3 Menu Spesial

TrenBisnis.co Jakarta - Menikmati kopi sambil melihat panorama kota dari ketinggian bisa menjadi pilihan untuk…

1 hari ago

Kementerian Ekraf Fasilitasi 57 Pertemuan Bisnis Startup RI, Bidik Pasar Global

TrenBisnis.co, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif memfasilitasi 57 pertemuan bisnis antara 26 startup Indonesia dan…

1 hari ago