TrenBisnis.co, JAKARTA — Kopi Kenangan merilis Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) 2025 yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis berkelanjutan.
Di saat yang sama, perusahaan juga meluncurkan program Barista Hebat untuk membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas tuli di industri makanan dan minuman.
Dalam laporan tersebut, Kopi Kenangan menyampaikan kinerja bisnis yang positif sepanjang 2025 dengan membukukan EBITDA sebesar US$37 juta dan laba bersih mencapai US$18 juta. Perseroan menilai pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan penciptaan dampak sosial dan lingkungan.

Head of Legal & Corporate Affairs Kopi Kenangan, Inneke Lestari, mengatakan keberlanjutan menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, tidak hanya untuk memperluas bisnis tetapi juga menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan bukan hanya tentang memperluas bisnis, tapi harus mampu menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelanggan, karyawan, mitra usaha, hingga masyarakat luas,” ujar Inneke dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).
Sepanjang 2025, perusahaan mencatat seluruh bahan baku utamanya telah dipasok dari supplier lokal sebagai bentuk dukungan terhadap rantai pasok domestik dan perekonomian nasional. Selain itu, Kopi Kenangan menyerap 7.521 tenaga kerja dengan total pembayaran upah mencapai Rp467 miliar.
Dari sisi lingkungan, perusahaan mengalihkan lebih dari 50 ton limbah operasional dari tempat pembuangan akhir melalui berbagai program ekonomi sirkular.
Perusahaan juga mulai memetakan jejak karbon untuk emisi Cakupan 1 dan 2 sebesar 38,8 juta kilogram CO2e serta berhasil menekan emisi hingga 81.672 kilogram CO2e melalui sejumlah inisiatif efisiensi.
Kopi Kenangan juga mempertahankan kebijakan kesetaraan gender dan kesetaraan upah di seluruh lapisan organisasi.
Di sektor hulu, perusahaan menggandeng Universitas Udayana dan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Kopi Kintamani Bali untuk memperkuat ekosistem pertanian kopi melalui pelatihan pertanian berkelanjutan bagi 50 petani, inkubasi bisnis bagi 14 anak petani, serta pemberian hibah infrastruktur.
Memasuki 2026, perusahaan memperluas implementasi aspek sosial dalam strategi ESG melalui peluncuran program Barista Hebat yang bekerja sama dengan Parakerja.
Program tersebut merekrut penyandang disabilitas tuli untuk mendapatkan pelatihan barista, pengembangan keterampilan kerja, hingga pendampingan sebelum memasuki dunia kerja.
Group Chief People & Culture Kopi Kenangan, Gemini Aryanto, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun lingkungan kerja yang inklusif.
“Program Barista Hebat merupakan bagian dari upaya Kopi Kenangan untuk membangun lingkungan kerja yang menghargai keberagaman talenta dan memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkontribusi secara optimal,” kata Gemini.
Melalui laporan ESG 2025 dan peluncuran Barista Hebat, Kopi Kenangan menyatakan akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus memperkuat praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia.
Editor : Huda

















