Ekonomi Bisnis

Kementerian UMKM Gandeng E-commerce Pasarkan Produk UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

TrenBisnis.co, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggandeng sejumlah platform e-commerce untuk membuka akses pasar bagi produk UMKM terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui fitur landing page UMKM Bangkit.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, kolaborasi ini bertujuan mendorong pemulihan ekonomi daerah terdampak bencana dengan memasarkan langsung produk UMKM kepada masyarakat luas.

“Lewat layanan belanja produk, kita pasarkan produk-produk dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar masyarakat bisa membeli dan menggerakkan kembali ekonomi daerah terdampak bencana,” ujar Maman di Jakarta, Senin (26/1).

Baca Juga : Kementerian UMKM Resmikan Klinik UMKM Bangkit di Sumbar

Landing page UMKM Bangkit telah diluncurkan di Shopee dan Tokopedia sejak 26 Januari 2026, sementara Lazada dijadwalkan menyusul pada 29 Januari 2026. Program ini juga melibatkan TikTok Shop sebagai kanal promosi produk UMKM.

Berdasarkan data Kementerian UMKM, hingga 18 Januari 2026 terdapat 34.030 UMKM di tiga provinsi tersebut yang terdampak bencana. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.018 UMKM mengalami kendala serius dalam akses pasar sehingga berpotensi menghambat keberlangsungan usaha.

Melalui landing page UMKM Bangkit, pemerintah memfasilitasi promosi produk terkurasi dari sektor fesyen, makanan dan minuman, gaya hidup, serta kerajinan tangan yang berasal dari 3.321 UMKM.

Baca Juga : Kementerian UMKM Libatkan ADKASI Perkuat Penyaluran KUR di Daerah

Selain promosi, program ini juga mencakup business matching, konsultasi, pendampingan pemasaran, serta dukungan pelatihan dari platform e-commerce.

Maman menambahkan, program UMKM Bangkit direncanakan berlangsung selama dua tahun sebagai bentuk afirmasi pasar bagi UMKM terdampak bencana. Pemerintah juga mengajak masyarakat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah melalui pembelian produk UMKM lokal.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik menuturkan, sinergi antara pemerintah dan platform digital diharapkan mampu menjadi solusi bagi UMKM yang masih berproduksi namun kehilangan akses pasar pascabencana.

“Kami sepakat mendorong promosi produk UMKM dari tiga provinsi sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan dan pendampingan,” kata Riza.

Ke depan, Kementerian UMKM berharap kolaborasi ini tidak hanya mempercepat pemulihan, tetapi juga mendorong transformasi UMKM agar lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan. (*)

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

ROCA ARTOTEL Yogyakarta Eksplorasi Cita Rasa Nusantara Lewat Pisang Kaleo dan Ayam Panggang Kecombrang

TrenBisnis.co, YOGYAKARTA — ROCA Restaurant di ARTOTEL Yogyakarta memperkuat daya tarik kulinernya melalui eksplorasi bahan…

18 jam ago

Swiss-Belhotel International Bidik 530 Hotel pada 2033, Anggota Loyalitas Tembus 5 Juta

TrenBisnis.co, JAKARTA — Swiss-Belhotel International memasuki usia ke-39 dengan membidik ekspansi jaringan hotel secara agresif.…

21 jam ago

Bali Naik ke Posisi Ketiga Destinasi Asia Paling Sering Dikunjungi Ulang

TrenBisnis.co, JAKARTA — Bali semakin mengukuhkan daya tariknya di pasar pariwisata Asia. Data Agoda menunjukkan…

22 jam ago

Honda Bawa Super-ONE ke GIIAS Bandung, Dibanderol Rp438,6 Juta

TrenBisnis.co, BANDUNG — Honda Bandung Center membawa mobil listrik kompak Honda Super-ONE ke ajang GAIKINDO…

22 jam ago

Rumah123 Gelar Harpropnas Fest 2026, Tawarkan 30 Proyek Properti dan Solusi KPR

TrenBisnis.co, JAKARTA — Platform properti Rumah123 kembali menggelar Rumah123 Harpropnas Fest 2026 Sponsored by balé…

2 hari ago

Kanker Anak Hambat Pendidikan, Pita Kuning Buka Jalan Baru Raih Mimpi

TrenBisnis.co, JAKARTA — Penyakit kanker pada anak tidak hanya menjadi persoalan kesehatan. Pengobatan yang berlangsung…

2 hari ago