Kementerian Ekraf – Sunway University Malaysia, Dorong Talenta Kreatif Tembus Pasar Global

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat kolaborasi internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Sunway University Malaysia. Langkah ini menjadi strategi untuk memperluas jejaring global sekaligus meningkatkan daya saing talenta kreatif Indonesia.

Penandatanganan yang berlangsung pada 31 Maret 2026 tersebut turut melibatkan sejumlah mitra industri dan institusi, seperti Malaysian Philharmonic Orchestra, Sony Malaysia, Euroasia Kuala Lumpur City Opera (KLCO), serta ekosistem kreatif di kawasan Sunway Square dan Sunway Lagoon.

Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Sunway University Malaysia, Petaling Jaya, Selasa (31/3/2026). (Istimewa)

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif di Asia Tenggara.
“Kolaborasi ini membuka akses bagi talenta kreatif Indonesia untuk belajar, berjejaring, dan berkolaborasi di tingkat internasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga: Menteri Ekraf Gandeng HIPPI Perkuat Komersialisasi Produk Kreatif Nasional

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Ekraf akan mengembangkan program kolaborasi melalui inisiatif Akselerasi Kreatif (AKTIF) Riau. Program ini difokuskan pada subsektor musik dengan melibatkan talenta lokal dan mahasiswa Sunway University dalam proyek kreatif bersama.

Sekretaris Kementerian Ekraf Dessy Ruhati menegaskan implementasi kerja sama diarahkan pada program konkret yang berdampak langsung.
Menurutnya, proyek kolaboratif tersebut ditargetkan rilis bertepatan dengan peringatan hari jadi Kota Pekanbaru, sekaligus menjadi upaya memperluas eksposur musisi Indonesia di pasar internasional.

Baca Juga : Kementerian UMKM Gandeng IKPI Hadirkan Pendampingan Pajak bagi UMKM

“Kolaborasi ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi diwujudkan dalam program nyata yang menghubungkan akademisi dan industri kreatif lintas negara,” jelasnya.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan mengembangkan berbagai inisiatif, mulai dari pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas SDM, hingga produksi karya kolaboratif.

Kementerian Ekraf menilai kemitraan ini berpotensi menjadi katalis dalam membuka akses pasar global bagi pelaku kreatif muda Indonesia sekaligus memperkuat diplomasi budaya berbasis industri kreatif. (*)

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Rumah123: Cicilan KPR Belum Tentu Naik Meski BI Rate Tembus 5,25%

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 50 basis poin…

16 jam ago

Concord Industry Tetap Ekspansif di Tengah Lonjakan Harga Gas dan Pelemahan Rupiah

TrenBisnis.co, KARAWANG — Produsen keramik dan granit PT Concord Industry tetap optimistis menjaga ekspansi bisnis…

2 hari ago

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kreatif Jakarta Melalui Kolaborasi Global

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat pengelolaan…

2 hari ago

Tiga Model Honda Ini Jadi Jawara di Otomotif Award 2026

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menorehkan prestasi di industri otomotif nasional…

3 hari ago

IKA Unpad Bentuk Forum Ekonomi Hijau, Dorong Kolaborasi Percepat Transisi Ekonomi Berkelanjutan

TrenBisnis.co, JAKARTA — Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menginisiasi pembentukan Forum Ekonomi Hijau (FEH)…

3 hari ago

PUDP Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru 2026–2029, Tebar Dividen Rp1 per Saham

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Pudjiadi Prestige Tbk. (PUDP) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp1 per…

3 hari ago