Berita

Kejaksaan RI Gelar BPA FAIR 2026, Akan Lelang 400 Aset Sitaan Senilai Lebih dari Rp100 Miliar

TrenBisnis.co, JAKARTA — Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia meluncurkan program BPA FAIR 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan kerugian negara melalui mekanisme lelang yang transparan dan akuntabel.

Peluncuran program ini dihadiri oleh jajaran pejabat Kejaksaan RI serta perwakilan perbankan nasional. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan RI, Anang Supriatna, menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan aset hasil penegakan hukum.

“Penegakan hukum tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi juga harus memastikan pemulihan kerugian negara. Ini bagian dari edukasi publik sekaligus menjawab persepsi yang berkembang,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pemulihan Aset, Kuntadi, menyampaikan bahwa BPA FAIR 2026 merupakan kegiatan perdana yang akan berlangsung pada 18–22 Mei 2026.

Mengusung tema Pemulihan Aset untuk Kesempurnaan Keadilan, ajang ini menawarkan lebih dari 400 item aset kepada publik. Aset tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari perhiasan, tas mewah, kendaraan termasuk mobil sport, hingga karya seni bernilai tinggi seperti lukisan.

Kuntadi menjelaskan seluruh aset telah melalui proses pengelolaan untuk menjaga nilai ekonominya sebelum dilelang.

“Ini untuk menjawab pertanyaan publik mengenai ke mana aset sitaan setelah perkara selesai. Kami buka prosesnya agar masyarakat bisa memahami dan ikut berpartisipasi,” katanya.

Berdasarkan estimasi awal, nilai aset bergerak yang akan dilelang mencapai lebih dari Rp100 miliar. Sekitar 90% dari total aset merupakan aset bergerak, sehingga memudahkan masyarakat dalam proses peninjauan.

Adapun proses lelang akan dilakukan secara digital melalui sistem e-katalog resmi yang dapat diakses masyarakat umum. BPA juga menggandeng perbankan nasional yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendukung sistem transaksi dan pembayaran.

Ke depan, program BPA FAIR direncanakan menjadi agenda tahunan dan berpotensi diperluas ke berbagai daerah guna meningkatkan partisipasi publik.

Selain sebagai ajang lelang, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara masyarakat, media, dan institusi penegak hukum. BPA membuka ruang evaluasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja.

“Transparansi bukan hanya membuka data, tetapi juga membuka ruang dialog. Kami ingin publik menilai langsung proses yang kami jalankan,” ujar Kuntadi.

Melalui BPA FAIR 2026, Kejaksaan RI menegaskan komitmennya menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pemulihan aset negara secara optimal.

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

PEVS 2026 Digelar Oktober, PERIKLINDO Bidik Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik

TrenBisnis.co, JAKARTA — Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar PERIKLINDO…

14 jam ago

Wamen UMKM Luncurkan ACCES 2026, Targetkan Penyaluran Pembiayaan Rp70 Miliar

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali meluncurkan program Accelerating Capital…

15 jam ago

Kia Carens Tempuh 2.000 Km dalam 2 Bulan, Pengguna Puji Kenyamanan dan Fitur ADAS

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Kia Sales Indonesia mengungkap pengalaman pengguna The all-new Carens yang telah…

19 jam ago

New Balance Sulap ARTOTEL Casa Hangtuah Jadi Grey House dalam Program Grey Days 2026

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) selaku pemegang merek New Balance di…

24 jam ago

Wujudkan Ekosistem Layanan UMKM Terpadu, Aplikasi SAPA UMKM Diluncurkan

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian PPN/Bappenas resmi melakukan…

1 hari ago

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Rayakan Idul Adha 2026 dengan Fashion Market dan CSR

TrenBisnis.co, JAKARTA — Hotel THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa menghadirkan rangkaian program kolaboratif dalam menyambut…

2 hari ago