TrenBisnis.co, Jakarta — Momentum Ramadan tidak lagi sekadar identik dengan lonjakan konsumsi musiman. Data terbaru dari Rumah123 menunjukkan adanya pola konsisten selama tiga tahun terakhir: permintaan hunian cenderung melandai sepanjang bulan puasa, namun melonjak signifikan pada H+2 hingga H+3 Lebaran.
Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, mengungkapkan pencarian properti secara historis turun 16% pada April 2023 dan 8,8% pada Maret 2025. Fase ini disebut sebagai periode “tunda beli”, ketika fokus masyarakat terserap pada kebutuhan perayaan hari raya.
“Lebaran kini berfungsi sebagai reset point keputusan finansial rumah tangga Indonesia. Momen berkumpul bersama keluarga besar memunculkan kesadaran akan keterbatasan ruang dan kenyamanan, sehingga mendorong banyak orang mulai serius mempertimbangkan kepemilikan rumah,” ujar Marisa dalam keterangan resminya, Senin (2/3/2026).
Baca Juga : Synthesis Development Hadirkan Perumahan Bernuansa Resort Mulai Rp 300 Jutaan
Sebaliknya, lonjakan permintaan terjadi tepat setelah perayaan usai. Pada 2023, pencarian meningkat 29,3% di H+3. Tahun 2024 naik 32,8% di H+2, sementara pada 2025 kembali melonjak 29,2% pada periode serupa. Tahun ini, tren tersebut diproyeksikan kembali terulang.
THR Mulai Dialihkan untuk DP Rumah
Fenomena ini sejalan dengan perubahan perilaku finansial masyarakat, khususnya generasi muda. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 81 juta generasi muda Indonesia pada 2025 belum memiliki rumah sendiri.
Di tengah tekanan harga properti dan stagnasi upah, Tunjangan Hari Raya (THR) mulai diposisikan sebagai instrumen pembentukan ekuitas awal. Rumah123 merekomendasikan alokasi minimal 30% dari THR untuk dana uang muka (DP) rumah melalui rekening terpisah, yang dapat dikombinasikan dengan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Kelompok usia 25–34 tahun tercatat menyumbang 24,1% total pencarian properti selama Ramadan 2025, mencerminkan kebutuhan keluarga muda terhadap rumah pertama. Sementara usia 45–54 tahun memimpin dengan 26,6%, yang merefleksikan segmen upgrader dan investor.
Segmen Rp1–3 Miliar Mendominasi
Dari sisi harga, 36% pencari properti membidik hunian pada rentang Rp1–3 miliar. Hal ini mengindikasikan optimisme kelas menengah terhadap kepemilikan aset jangka panjang.
Baca Juga : Rumah123 Dorong KPR Take Over untuk Jinakkan Inflasi dan Bunga Floating
Secara geografis, wilayah penyangga menjadi incaran utama. Tangerang mencatat tingkat pencarian tertinggi sebesar 15,6%, disusul Jakarta Selatan (11,5%), Jakarta Barat (9,5%), dan Bandung (7,3%). Pergeseran ini dipicu keterbatasan lahan di pusat kota dan pertimbangan keseimbangan harga.
Preferensi konsumen juga menunjukkan pergeseran ke kualitas ruang hidup. Filter “taman” menjadi kriteria paling dominan dengan 71,5%, jauh melampaui fasilitas lain seperti lapangan bulu tangkis (16,7%) dan kolam renang (6,7%).
“Konsumen kini semakin rasional; mereka mencari keseimbangan antara harga, akses, dan kualitas hidup melalui ruang terbuka privat,” kata Marisa.
Melihat pola berulang dalam tiga tahun terakhir, periode pascalebaran 2026 dinilai menjadi momentum strategis bagi pelaku industri properti untuk mendorong konversi permintaan.
Digitalisasi melalui platform marketplace dinilai mempercepat proses pencarian hingga transaksi, sekaligus memperluas akses kepemilikan hunian bagi masyarakat. (*)
Editor : Huda
TrenBisnis.co, JAKARTA — Pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 kembali digelar pada 23–26 April…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Seminar branding tahunan WOW Brand 2026 kembali digelar dengan mengangkat isu utama…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Sejumlah brand elektronik mencatat pertumbuhan penjualan signifikan hingga 200% selama kampanye Tokopedia…
TrenBisnis.co, JAKARTA — ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan program kuliner akhir pekan bertajuk “Asian Delight!”, sebuah…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Perusahaan farmasi global Novo Nordisk menjalin kemitraan strategis dengan OpenAI untuk mempercepat…
TrenBisnis.co, JAKARTA — Data laporan Flash Report April 2026 Rumah123 pasar properti sekunder Indonesia menunjukkan…