TrenBisnis.co, Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat kinerja positif selama masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga 30 Maret 2026, total pelanggan yang dilayani mencapai 454.266 orang, terdiri dari 215.899 pelanggan naik dan 238.367 pelanggan datang.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Volume pelanggan naik tercatat meningkat 8% dari 200.727 pada 2025, sementara pelanggan datang tumbuh 6% dari 225.846.
“Secara umum, pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026 berjalan selamat, aman, lancar, dan terkendali. Kami mengapresiasi seluruh pelanggan dan stakeholder yang telah mendukung kelancaran angkutan Lebaran tahun ini,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Puncak arus pelanggan terjadi pada H2+2 Lebaran atau 24 Maret 2026, dengan total 17.758 pelanggan diberangkatkan dari 13 stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.
Baca Juga : Perjalanan Aman, Garda Depan KAI Pastikan Bebas Narkoba
KAI Daop 7 Madiun menghadirkan sejumlah inovasi layanan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, diantaranya penambahan perjalanan KA melalui operasional KA Brantas Tambahan, implementasi teknologi face recognition di Stasiun Madiun, serta penyediaan water dispenser di sejumlah stasiun seperti Madiun, Kertosono, Jombang, Kediri, dan Tulungagung.
Baca Juga : Tiket Masih Tersedia, KAI Daop 7 Madiun Beri Diskon 20% Kelas Eksekutif
Selain layanan operasional, perusahaan juga menjalankan program loyalitas bersama KAI Services dengan membagikan takjil gratis selama 10 hari terakhir Ramadan serta suvenir bagi pelanggan, termasuk anak-anak.
Meski masa posko resmi berakhir pada 30 Maret 2026, periode Angkutan Lebaran masih berlangsung hingga 1 April 2026. KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi resmi Access by KAI maupun kanal mitra lainnya. (*)
Editor : Huda
