Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Ekonomi BisnisUMKM

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI Jadi Momentum Dorong Perputaran Ekonomi UMKM

×

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI Jadi Momentum Dorong Perputaran Ekonomi UMKM

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pesta Rakyat HUT Ke-81 Republik Indonesia yang digelar pada 17 Agustus 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, dan Bundaran HI tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga diarahkan menjadi momentum memperkuat ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Loto Srinaita Ginting mengatakan, kegiatan yang menargetkan sekitar 600.000 pengunjung tersebut menghadirkan UMKM Expo sebagai salah satu agenda utama untuk membuka ruang promosi sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi bagi pelaku usaha.

“Pesta Rakyat tahun ini menghadirkan rangkaian UMKM Expo, Hiburan Rakyat, dan Malam Merdeka yang berlangsung sepanjang hari dengan target diikuti sekitar 600.000 masyarakat,” kata Loto di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dari sisi ekonomi, skala keterlibatan UMKM menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan Pesta Rakyat. Sebanyak 1.200 UMKM telah dikurasi dan mendapatkan pendampingan sebelum berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Setiap UMKM akan menyediakan 500 paket kuliner Nusantara, sehingga secara keseluruhan terdapat potensi 600.000 paket kuliner yang disiapkan untuk masyarakat.

Adapun nilai makanan yang dibagikan mencapai Rp30.000 per porsi, sedangkan minuman senilai Rp15.000 per porsi. Seluruh kuliner tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir di kawasan Monas.

Jika dihitung berdasarkan jumlah paket dan nilai produk yang disediakan, nilai ekonomi kuliner yang terlibat dalam program tersebut secara nominal mencapai sekitar Rp27 triliun.

Namun, angka tersebut merupakan nilai produk berdasarkan harga per porsi, bukan transaksi tunai yang diterima UMKM, karena kuliner dibagikan gratis kepada masyarakat.

Pembagian kuliner dilakukan dalam dua sesi, yakni pukul 11.30–15.00 WIB serta mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai.

Kementerian UMKM menilai keterlibatan tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas karena Pesta Rakyat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, membangun eksposur, serta berinteraksi langsung dengan konsumen dalam skala besar.

“Pemerintah mengapresiasi seluruh UMKM yang terlibat. Bagi kami, kehadiran UMKM dalam Pesta Rakyat mampu menciptakan perputaran ekonomi yang memberikan manfaat bagi pemilik usaha sekaligus masyarakat,” ujar Loto.

Penyelenggaraan Pesta Rakyat merupakan hasil kolaborasi Kementerian UMKM dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Sekretariat Negara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Danantara.

Selain kuliner, kegiatan juga melibatkan sektor ekonomi kreatif melalui karnaval kendaraan hias yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara serta program prioritas pemerintah.

Dorong Ekonomi Kerakyatan

Besarnya jumlah masyarakat yang diproyeksikan hadir juga membuka peluang bagi aktivitas ekonomi di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Kehadiran ratusan ribu masyarakat di kawasan Monas, Sarinah, dan Bundaran HI berpotensi mendorong konsumsi pada sektor kuliner, perdagangan, transportasi, hingga ekonomi kreatif.

Pesta Rakyat juga menyediakan 300.000 kaus suvenir yang dibagikan kepada masyarakat melalui tenda-tenda di sekitar Monas.

Sementara itu, kegiatan Hiburan Rakyat menghadirkan arena permainan anak dan perlombaan khas 17 Agustus. Sejumlah musisi lokal dan nasional juga tampil melalui tiga panggung Harmoni Nusantara yang berada di Monas, Bundaran HI, dan Sarinah.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada malam hari melalui agenda Malam Merdeka yang menampilkan pertunjukan imersif, video mapping, dan drone show di sejumlah titik, termasuk Monas, kawasan Kempinski, Pullman, Plaza Indonesia, serta Bundaran HI.

Dari perspektif pemerintah, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai hiburan, tetapi turut menciptakan ekosistem ekonomi yang melibatkan pelaku UMKM dan sektor kreatif.

Loto mengatakan momentum perayaan kemerdekaan perlu dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dengan melibatkan masyarakat dan pelaku usaha secara langsung.

“Sejalan dengan slogan HUT Ke-81 RI, ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’, momentum kemerdekaan harus kita maknai dengan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui partisipasi UMKM, masyarakat, dan seluruh unsur yang terlibat dalam Pesta Rakyat,” kata Loto.

Dengan target sekitar 600.000 pengunjung dan keterlibatan 1.200 UMKM, Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI menjadi salah satu ajang yang mempertemukan aktivitas perayaan publik dengan pemberdayaan ekonomi UMKM, khususnya melalui promosi produk lokal dan kuliner Nusantara.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *