Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Ekonomi Bisnis

Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri

×

Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, CIKARANG — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat industri nasional dan memperluas pasar produk dalam negeri.

Maman mengatakan penguatan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui perluasan akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas produksi. Pemerintah juga perlu memastikan produk yang dihasilkan pelaku usaha memiliki akses pasar yang luas dan mampu bersaing di pasar domestik.

“Selama ini kita bicara UMKM seolah-olah masalahnya hanya modal. Padahal setelah modal diberikan dan kapasitas produksinya ditingkatkan, pertanyaannya adalah produknya mau dijual ke mana?” kata Maman saat menghadiri Deklarasi Nasional APPI di Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2025).

Menurutnya, keberlanjutan usaha sangat ditentukan oleh kemampuan pengusaha dalam mengakses pasar. Karena itu, peningkatan kapasitas produksi perlu berjalan beriringan dengan penciptaan ekosistem pasar yang memberikan ruang lebih besar bagi produk buatan dalam negeri.

Maman menuturkan pemerintah terus mendorong penataan pasar domestik, termasuk mengendalikan masuknya barang impor yang tidak diperlukan sekaligus memperkuat kemampuan produksi nasional.

Dia menegaskan impor tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan barang yang belum dapat diproduksi di dalam negeri. Namun, ketergantungan terhadap produk impor perlu dikurangi ketika kebutuhan tersebut telah mampu dipenuhi oleh pengusaha dan industri nasional.

“Kalau barang itu sudah bisa dibuat oleh pengusaha kita sendiri, kenapa harus kita datangkan dari luar?” ujarnya.

Efek Berganda Produk Lokal

Maman menilai keberpihakan terhadap produk dalam negeri penting karena peningkatan permintaan terhadap produk nasional dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian.

Pasar yang semakin terbuka, lanjutnya, akan memberikan kesempatan bagi pengusaha untuk meningkatkan produksi, memperluas usaha, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Dalam konteks tersebut, keberadaan asosiasi seperti APPI dinilai penting untuk menjembatani kebutuhan pengusaha dengan arah kebijakan pemerintah.

Selain itu, asosiasi juga dapat menjadi ruang konsolidasi untuk meningkatkan kapasitas, kualitas produk, standardisasi, hingga memperluas akses pasar bagi anggotanya.

Maman menegaskan pemerintah membutuhkan dukungan dan masukan dari asosiasi serta dunia usaha agar kebijakan yang dijalankan semakin sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pengusaha di lapangan.

“Kolaborasi pemerintah, asosiasi, dan dunia usaha menjadi penting untuk membangun rantai ekonomi yang semakin kuat dari tingkat lokal hingga nasional,” katanya.

Dia menambahkan penguatan industri dalam negeri pada akhirnya bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan barang. Kapasitas produksi nasional juga harus mampu menjadi sumber penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan kesejahteraan keluarga Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *