Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Ekonomi BisnisFinansial

Eastspring Indonesia Raih Peringkat Tertinggi PEFINDO, AUM Tembus Rp75 Triliun

×

Eastspring Indonesia Raih Peringkat Tertinggi PEFINDO, AUM Tembus Rp75 Triliun

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Eastspring Investments Indonesia meraih peringkat idMIA-1 (Superior) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), kategori tertinggi dalam penilaian manajer investasi. Selain itu, tiga produk reksa dana perseroan juga memperoleh peringkat kualitas kredit tertinggi dari lembaga pemeringkat tersebut.

Ketiga produk tersebut adalah Eastspring IDR Fixed Income Fund dan Eastspring Syariah Fixed Income Amanah yang masing-masing memperoleh peringkat idAAA(f)/S2. Sementara itu, Eastspring Syariah Money Market Khazanah meraih peringkat idAAA(f).

Pencapaian ini memperkuat posisi Eastspring Indonesia di tengah perkembangan industri reksa dana nasional yang ditandai dengan meningkatnya jumlah investor dan semakin luasnya akses masyarakat terhadap produk investasi.

Presiden Direktur Eastspring Indonesia, Sulystari Rizal mengatakan, penilaian independen tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi, tata kelola, serta kualitas pengelolaan investasi.

“Kepercayaan investor dibangun melalui transparansi dan pengelolaan investasi yang bertanggung jawab. Kami meyakini bahwa masyarakat perlu memperoleh informasi yang memadai mengenai manajer investasi maupun produk reksa dana sebelum mengambil keputusan investasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga :  Konflik Israel–AS vs Iran Terus Memanas, Ekonomi Global Terancam Bergejolak

Menurutnya, hasil pemeringkatan PEFINDO dapat menjadi referensi tambahan bagi masyarakat untuk memahami kualitas pengelolaan dana dan karakteristik risiko produk reksa dana.

Dalam metodologi PEFINDO, peringkat idAAA(f) menunjukkan kualitas kredit reksa dana pada kategori Superior atau tingkat tertinggi. Penilaian tersebut mencerminkan kemampuan portofolio dalam memberikan perlindungan terhadap potensi kerugian akibat risiko gagal bayar aset yang dimiliki.

Adapun klasifikasi S2 menunjukkan karakteristik volatilitas rendah hingga moderat. Dengan demikian, peringkat idAAA(f)/S2 mencerminkan kualitas kredit portofolio kategori Superior dengan tingkat volatilitas yang relatif terkendali.

Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan metodologi PEFINDO dan sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15 Tahun 2025 tentang Penilaian Reksa Dana dan Penilaian Manajer Investasi.

Dari sisi produk, Eastspring IDR Fixed Income Fund merupakan reksa dana pendapatan tetap yang berinvestasi pada efek utang pemerintah maupun korporasi. Sementara itu, Eastspring Syariah Fixed Income Amanah berfokus pada efek syariah berpendapatan tetap yang diterbitkan pemerintah, dengan tujuan memberikan potensi pertumbuhan dana dalam jangka menengah.

Baca Juga :  Eastspring Indonesia Gandeng Webull Perluas Distribusi Reksa Dana Digital

Adapun Eastspring Syariah Money Market Khazanah merupakan reksa dana pasar uang syariah yang berinvestasi pada instrumen pasar uang dan efek utang sesuai prinsip syariah dengan jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun.

Sulystari menambahkan, pencapaian pemeringkatan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat kapabilitas investasi, tata kelola, dan kualitas layanan kepada nasabah maupun mitra distribusi.

Sedangkan untuk kinerja bisnis, Eastspring Indonesia mencatatkan total dana kelolaan atau assets under management (AUM) sebesar Rp75,02 triliun hingga akhir September 2026.

Nilai tersebut meningkat Rp2,13 triliun atau sekitar 2,92% dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2025 yang mencapai Rp72,89 triliun.

Didirikan pada 2011, Eastspring Indonesia terus mendorong pertumbuhan bisnis melalui penguatan kapabilitas pengelolaan investasi, perluasan basis investor, serta pengembangan jaringan distribusi.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *