Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Ekonomi BisnisEvent

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Buka Akses Bisnis F&B Indonesia ke Pasar Global

×

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Buka Akses Bisnis F&B Indonesia ke Pasar Global

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pameran business-to-business (B2B) sektor makanan dan minuman, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026, kembali digelar pada 4–6 November 2026 di Hall B dan C JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran yang didukung Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian UMKM itu ditargetkan menjadi salah satu platform untuk memperluas akses pelaku industri makanan dan minuman (F&B) Indonesia ke pasar global.

Managing Director SIAL Network – ASEAN & India, Henri Tan, mengatakan penyelenggaraan SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 diarahkan untuk mempertemukan produsen dan pemasok dengan pembeli serta pengambil keputusan dari berbagai pasar.

“Fokus utama SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 adalah menghadirkan pertemuan bisnis yang efektif dan berdampak nyata bagi seluruh peserta. Lewat pameran ini, kami akan menghubungkan para pemasok dan produsen secara langsung dengan para pengambil keputusan serta pembeli berkualitas,” ujar Henri dalam keterangan resmi, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, platform tersebut diharapkan dapat membuka peluang kemitraan jangka panjang sekaligus memperkuat ekosistem industri F&B nasional.

Baca Juga :  IHSG Mulai Rebound, Mirae Asset: Stabilisasi Rupiah dan Yield SBN Jadi Kunci

SIAL Food & Drinks Indonesia merupakan bagian dari SIAL Network yang telah berkembang menjadi jaringan pameran B2B F&B global. Jaringan tersebut sejak 1964 telah menaungi lebih dari 17.000 peserta dan 700.000 pengunjung profesional dari 205 negara.

Pada penyelenggaraan 2026, SIAL Food & Drinks Indonesia menempati area sekitar 18.000 meter persegi dan menghadirkan lebih dari 500 merek dari 13 negara dan teritori.

Negara dan teritori yang berpartisipasi antara lain Amerika Serikat, Arab Saudi, China, India, Italia, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Prancis, Taiwan, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.

Kehadiran peserta internasional sekaligus membuka peluang bagi pelaku F&B domestik untuk memperluas jaringan perdagangan, memahami standar produk global, serta melihat perkembangan teknologi dan tren industri dari berbagai negara.

Di sisi lain, pameran menjadi pintu masuk bagi perusahaan global untuk memahami karakteristik pasar F&B Indonesia yang terus berkembang.

Produk dan solusi yang ditampilkan mencakup rantai industri F&B dari hulu hingga hilir, mulai dari bahan baku, mesin pengolahan dan pengemasan, makanan dan minuman kemasan, produk roti dan kue, kopi, teh, kakao, hingga peralatan dapur.

Baca Juga :  Imlek Festival 2026 Jadi Motor Ekonomi Kreatif dan Diplomasi Budaya

Tiga Program Unggulan

Selain mempertemukan pelaku usaha, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 menghadirkan sejumlah program yang diarahkan untuk mendorong inovasi dan peningkatan kompetensi industri.

Pertama, SIAL Innovation, yakni program penghargaan yang mengapresiasi produk-produk inovatif di industri makanan dan minuman.

Kedua, SIAL Culinary Masters Asia, kompetisi memasak tingkat internasional bagi koki profesional. Indonesia dipilih sebagai lokasi peluncuran perdana program tersebut sebelum berlanjut ke Vietnam dan Malaysia.

Ketiga, Indonesia Barista Championship 2026/2027, yang menjadi ajang pengujian kompetensi profesional industri kopi dalam mengolah minuman berkualitas.

Henri mengatakan program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan akses lebih luas bagi pelaku F&B nasional untuk membangun kemitraan dan mendapatkan pengakuan di pasar internasional.

“Lewat program yang kami hadirkan, kami ingin memastikan para pelaku F&B nasional bisa memperluas peluang kemitraan baru, mendorong lompatan bisnis, hingga meraih pengakuan di panggung dunia,” katanya.

Terintegrasi dengan Pameran Logistik

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 juga digelar bersamaan dengan Indonesia Food Transport & Logistics Expo 2026 pada 4–6 November 2026 di lokasi yang sama.

Baca Juga :  772 Buyer Bertemu 112 Seller di TTC Travel Mart ke-44, Jepang dan China Dominan

Kolokasi kedua pameran tersebut mempertemukan pelaku industri F&B dengan penyedia solusi transportasi dan logistik, termasuk layanan penyimpanan serta sistem rantai dingin atau cold chain.

Integrasi tersebut memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk mencari solusi distribusi produk makanan dan minuman, terutama dalam menjaga kualitas produk selama proses penyimpanan dan pengiriman.

Sementara itu, pendaftaran trade visitors SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 telah dibuka. Pelaku usaha dan profesional industri F&B dapat melakukan pendaftaran secara gratis melalui situs resmi SIAL Food & Drinks Indonesia.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *