Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
FinansialKesehatan

Prudential Dorong Perubahan Perilaku dan Sanitasi Lewat Desa Maju di Bogor

×

Prudential Dorong Perubahan Perilaku dan Sanitasi Lewat Desa Maju di Bogor

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, BOGOR — Persoalan sanitasi dan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan bagi masyarakat di Bogor. Kondisi tersebut mendorong PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui Desa Maju Prudential (DMP).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), akses rumah tangga terhadap sanitasi layak pada 2025 baru mencapai 67,17% di Kabupaten Bogor dan 74,41% di Kota Bogor. Sementara itu, akses sanitasi aman di Kota Bogor tercatat 10,78%.

Persoalan lingkungan juga tercermin dari volume sampah yang harus dikelola. Timbunan sampah di Kota Bogor mencapai sekitar 750 ton per hari, sedangkan di Kabupaten Bogor sekitar 3.000 ton per hari.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tidak cukup hanya melalui akses layanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Prudential Indonesia memperkuat program Desa Maju Prudential di Bogor pada Senin, (5/10/2026)

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, mengatakan program Desa Maju Prudential dirancang untuk memperkuat fondasi kehidupan masyarakat melalui penyediaan rumah layak, sanitasi, edukasi kesehatan, hingga pengelolaan lingkungan.

Baca Juga :  Kopi Kenangan Catat Kinerja Positif, Fokus pada ESG dan Inklusi Tenaga Kerja

“Melalui program Desa Maju Prudential, kami berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas yang lebih layak, serta membangun pengetahuan dan kebiasaan yang dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan dan lingkungan dalam jangka panjang,” ujar Karin.

Memasuki fase ketiga, program DMP dilaksanakan di Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Program tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat agar manfaat program dapat dipertahankan setelah program berakhir.

Sejumlah kegiatan yang dilakukan mencakup pembangunan rumah layak huni dan fasilitas sanitasi, serta pelatihan mengenai higiene, rumah sehat, pengelolaan sampah, dan kesiapsiagaan masyarakat.

Hingga Agustus 2026, program Desa Maju Prudential tercatat telah memberikan manfaat kepada 648 penerima manfaat langsung dan 23.655 penerima manfaat tidak langsung.

Prudential Indonesia juga melibatkan 482 PRUVolunteers yang terdiri atas karyawan dan tenaga pemasar. Keterlibatan relawan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat gotong royong sekaligus mendukung pelaksanaan program di tingkat komunitas.

Salah satu penerima manfaat, Pujiani, mengatakan program tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya kebersihan rumah, penggunaan toilet yang baik, serta pengelolaan sampah.

Baca Juga :  P&G Health Gandeng Unika Atma Jaya dan Unpad, Perkuat Kompetensi Apoteker Masa Depan

“Sekarang, kami lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan rumah, penggunaan toilet yang baik, dan bagaimana mengelola sampah agar tidak mengganggu lingkungan kami,” kata Pujiani.

Sementara, National Director Habitat for Humanity Indonesia Handoko Ngadiman mengapresiasi konsistensi Prudential Indonesia dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui Desa Maju Prudential.

Menurutnya, pendekatan yang menggabungkan pembangunan rumah layak dan fasilitas sanitasi dengan edukasi masyarakat penting untuk menciptakan dampak yang lebih berkelanjutan.

“Pendekatan yang menyatukan pembangunan fisik dengan pemberdayaan masyarakat penting untuk mendorong perubahan yang berkelanjutan,” ujar Handoko.

Prudential Indonesia menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, mitra, dan relawan untuk memperluas dampak program.

Karin menambahkan bahwa keberlanjutan program sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari proses perubahan.

“Dampak yang berkelanjutan lahir ketika masyarakat menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Karena itu, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, mitra, dan relawan agar setiap inisiatif dapat memberikan manfaat yang nyata dan bertahan dalam jangka panjang,” tutup Karin.

Baca Juga :  Mangkuluhur ARTOTEL Perkuat Aksi ESG Lewat World Clean Up Day 2026

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *