TrenBisnis.co — Honda mencatat pencapaian baru di bidang keselamatan jalan raya setelah menjadi perusahaan pertama di dunia yang meraih peringkat 5 Bintang dalam kategori products/services rating pada FIA Road Safety Index.
Pengakuan tersebut diberikan setelah FIA mengevaluasi berbagai inisiatif keselamatan Honda di 17 negara, termasuk Indonesia. Secara keseluruhan, cakupan evaluasi tersebut merepresentasikan lebih dari 90% volume penjualan global Honda untuk kendaraan roda dua dan roda empat.
Penghargaan diserahkan di Autodromo Nazionale Monza, Italia, bertepatan dengan penyelenggaraan Formula One Grand Prix Italia pada September 2026.
Pencapaian ini melanjutkan hasil evaluasi Honda pada Februari 2025. Saat itu, Honda menjadi perusahaan pertama di industri otomotif yang memperoleh peringkat 3 Bintang, yang ketika itu merupakan level tertinggi dalam FIA Road Safety Index.
FIA kemudian memperluas sistem penilaian menjadi lima tingkat bintang dengan metodologi yang lebih komprehensif. Pada evaluasi terbaru, Honda juga memperluas cakupan penilaiannya hingga 17 negara.
Penilaian FIA mencakup penerapan sistem Plan, Do, Check, Act (PDCA) dalam berbagai program keselamatan Honda. Aspek yang dievaluasi antara lain komitmen manajemen terhadap strategi keselamatan jangka panjang, pemantauan data kecelakaan secara global, pencapaian target keselamatan, penggunaan teknologi keselamatan, pembangunan budaya keselamatan, hingga keterbukaan informasi terkait keselamatan lalu lintas.
Presiden FIA, H.E. Mohammed Ben Sulayem mengatakan keselamatan jalan raya masih menjadi salah satu tantangan global yang mendesak. Dia menyambut pencapaian Honda sebagai organisasi pertama yang memperoleh peringkat lima bintang dalam indeks tersebut.
Sementara itu, FIA Secretary General for Automobile Mobility, Sustainability and Tourism, Willem Groenewald mengatakan pengembangan FIA Road Safety Index menjadi lima bintang ditujukan untuk mendorong perusahaan menjadikan keselamatan jalan sebagai bagian yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses pengambilan keputusan.
Menurut dia, pencapaian Honda diharapkan dapat mendorong lebih banyak organisasi mengukur kontribusinya terhadap keselamatan jalan dan mengambil langkah konkret untuk menekan angka korban kecelakaan.
Assistant Vice President and General Manager of Traffic Safety Promotion Operations Honda Motor Co., Ltd. Mikihito Kojima mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa keselamatan Honda tidak hanya berfokus pada pengembangan produk.
“Tujuan kami tidak hanya sebatas menghadirkan produk yang lebih aman, tetapi juga memperhatikan keselamatan setiap pelanggan dan seluruh pengguna jalan di sekitarnya,” ujarnya.
Honda menjalankan komitmen keselamatan global melalui program Safety for Everyone. Perusahaan menargetkan penurunan 50% jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan mobil Honda per 10.000 unit terjual pada 2030 dibandingkan dengan 2020.
Target tersebut menjadi bagian dari sasaran jangka panjang Honda untuk mencapai nol korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan Honda secara global pada 2050.
Untuk mencapai target tersebut, Honda akan melanjutkan pengembangan teknologi keselamatan sekaligus memverifikasi efektivitas teknologi berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di dunia nyata.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Honda untuk memperluas pendekatan keselamatan dari sekadar aspek teknologi kendaraan menjadi ekosistem keselamatan yang mencakup pengemudi, penumpang, serta pengguna jalan lainnya.
Editor : Huda

















